Olahraga

Tatap Porprov 2026, PBSI Kota Semarang Siapkan ‘Amunisi’ Wasit hingga Latihan Berpola Home-Away

BERITASEMARANG.ID  – Pengurus Kota (Pengkot) PBSI Semarang resmi menabuh genderang rencana besar untuk tahun 2026. Melalui Musyawarah Kerja Kota (Muskerkot) yang digelar di Gedung Prof Ir Jaoetata Hadihardaja USM, Kamis (8/1/2026), induk organisasi bulu tangkis di Ibu Kota Jawa Tengah ini tancap gas menyusun strategi penguatan atlet hingga peningkatan mutu perwasitan.

​Ketua Umum Pengkot PBSI Semarang, Drs Ahmad Muhaimin SIKom MPd MH, menegaskan bahwa Muskerkot ini bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan momentum krusial untuk mengevaluasi rapor tahun 2025 sekaligus memetakan jalan menuju prestasi gemilang di tahun 2026.

​Agenda Padat Turnamen di Tahun 2026

​Tahun 2026 dipastikan akan menjadi tahun yang sibuk bagi para pencinta bulu tangkis di Semarang. Kabid Pertandingan dan Perwasitan, Suwardito, membeberkan deretan turnamen bergengsi yang sudah masuk dalam kalender kerja:

  • Januari – Februari: Diawali dengan Losaac Loyola Cup dan Udinus Cup.
  • April: USM Open untuk kelompok umur, pelajar, hingga mahasiswa.
  • Juni: Perhelatan akbar Kejuaraan Kota (Kejurkot).
  • November: Penutupan tahun yang manis dengan Piala Rektor USM.

​Tak hanya fokus pada pertandingan, sisi kualitas pengadil lapangan juga diperhatikan. “Kami akan menggelar penataran wasit tingkat Kota Semarang untuk memastikan standar pertandingan tetap terjaga,” ujar Suwardito.

​Bidik Prestasi di Porprov September 2026

​Fokus utama tahun ini juga tertuju pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang akan digelar September mendatang. Kabid Pembinaan Prestasi, Setyo Purwanto, mengungkapkan pihaknya tengah menggodok program intensif bagi atlet-atlet Semarang.

Kali Babon Meluap, Pemkot Semarang Gercep Evakuasi dan Salurkan Logistik di Rowosari-Meteseh

​”Kami akan mengoptimalkan pelatihan di PB PBSI Semarang, khususnya kategori remaja. Inovasi lainnya adalah mengadakan latihan bersama antar-atlet dengan sistem home and away (kandang-tandang) untuk melatih mental bertanding sejak usia dini,” jelas Setyo.

​Untuk mendukung teknis di lapangan, penataran pelatih teknik dan fisik juga dijadwalkan pada Juni 2026 guna memastikan para pelatih memiliki standar ilmu kepelatihan terbaru.

​Tertib Administrasi dan Penertiban Klub

​Di sisi organisasi, PBSI Semarang juga melakukan “bersih-bersih” administrasi. Kabid Organisasi, Dr Sukimin SH MH, menekankan pentingnya akuntabilitas klub-klub yang bernaung di bawah PBSI.

​”Kami akan melakukan pendataan ulang. Klub yang tercatat pasif di sistem SI PBSI akan kami rangkul untuk kembali aktif membina atlet. Kami ingin semua klub di Semarang bergerak serempak mencetak bibit unggul,” tegas Sukimin.

​Muskerkot ini dihadiri oleh 24 perwakilan klub dan pengurus, menandai kesolidan komunitas bulu tangkis Semarang dalam menjaga tradisi sebagai salah satu barometer prestasi di Jawa Tengah.

Sempat Terendam Banjir, Jalur KA Gubug-Karangjati, Selasa Sore Bisa Dilewati Kecepatan Terbatas

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement