Teknologi

Telkom Perkuat Fondasi Ekonomi Digital Indonesia di Mata Dunia

BERITASEMARANG.ID  – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali membuktikan tajinya sebagai pemain kunci dalam peta digital global. Dalam ajang bergengsi World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2026 di Davos, Swiss, Telkom menegaskan komitmennya dalam membangun infrastruktur digital yang tak hanya luas, tetapi juga berdaya saing global demi menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

​Hadir mendampingi Presiden RI dan jajaran menteri, Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, menjadi salah satu pembicara kunci dalam diskusi panel bertajuk “Indonesia’s Digital Renaissance: Creating a Connected, Creative, and Competitive Economy”.

​Tulang Punggung Konektivitas Nasional

​Sebagai raksasa telekomunikasi, Telkom memamerkan kekuatan infrastrukturnya yang luar biasa di hadapan para pemimpin dunia dan CEO global:

 

    • Backbone Super Luas: Mengelola lebih dari 180.000 km kabel serat optik.
    • Jangkauan Global: Terlibat aktif dalam 27 sistem kabel laut internasional.
    • Inklusi Digital: Menjangkau 97% populasi Indonesia, termasuk wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T).

​”Transformasi digital membutuhkan fondasi industri yang kuat dan terintegrasi. Di Davos, Telkom menegaskan peran sebagai penyedia infrastruktur strategis yang siap menarik investasi jangka panjang ke Indonesia,” ujar Dian Siswarini.

Program ‘Satu OPD Satu Desa Dampingan’ Pemprov Jateng Sukses Tekan Angka Kemiskinan, Kades Kediri Beri Apresiasi

 

​Inovasi 2026: Data Center “AI-Ready”

​Tahun 2026 menjadi tonggak sejarah bagi kedaulatan data nasional. Telkom mengumumkan kesiapan operasional Hyperscale Data Center (HDC) di Cikarang dan HDC NeutraDC Nxera di Batam.

​Menariknya, fasilitas ini dirancang khusus agar AI-ready, siap melayani kebutuhan teknologi kecerdasan buatan bagi hyperscaler dan perusahaan global. Langkah ini bukan sekadar bisnis, melainkan upaya menjaga keamanan data strategis nasional dengan standar keamanan internasional.

​Menuju Pemerataan Akses 98%

​TelkomGroup tidak hanya bicara soal bisnis di kota besar. Melalui sinergi Telkomsel (157,6 juta pelanggan) dan IndiHome (10,3 juta pelanggan), perusahaan ini terus mengejar target ambisius nasional:

      1. Konektivitas serat optik di 90% kecamatan.
      2. Cakupan mobile broadband bagi 98% populasi Indonesia.

​Mengapa Ini Penting?

​Kehadiran Telkom di Davos melalui Indonesia Pavilion bertema “Endless Horizons with Indonesia” mengirimkan pesan kuat kepada investor global: Indonesia adalah pusat peluang digital di kawasan Indo-Pasifik.

Buka Puasa Di Rooms Inc Semarang, Ada Paket ‘A Wishful Ramadan’, Tersedia Grandprize THR Rp15 Juta

​Dengan memperkuat rute jaringan dan diversifikasi jalur kabel laut, Telkom meminimalisir risiko gangguan layanan (single point of failure), memastikan bahwa ekonomi digital Indonesia tetap stabil dan tepercaya di mata dunia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement