BERITASEMARANG.ID – Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Semarang (FTP USM) menggelar Workshop Jurnalistik Digital bertajuk “Menulis Berita dan Artikel untuk Media Sosial” pada Rabu (11/3). Kegiatan yang berlangsung di Ruang V.3.2 kampus setempat ini diikuti oleh 30 peserta, terdiri atas 20 dosen dan 10 tenaga kependidikan (tendik).
Dekan FTP USM, Prof. Dr. Rohadi, M.P., menyampaikan bahwa workshop ini bertujuan membekali para dosen dan staf dengan keterampilan menulis artikel populer serta berita. Hal ini krusial untuk mendukung penyebaran informasi terkait capaian akademik dan pengabdian masyarakat.
”Kegiatan ini sangat penting. Selain melakukan penelitian, dosen memiliki kewajiban Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Setiap kegiatan tersebut harus dipublikasikan ke media agar manfaatnya diketahui khalayak luas,” ujar Prof. Rohadi saat membuka acara.
Hadir sebagai narasumber tunggal, Ketua News Pool USM, Drs. Ahmad Muhaimin, S.I.Kom., M.Pd., M.H. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya akurasi dan objektivitas dalam penulisan berita. Ia mengingatkan agar penulis rilis berita menghindari kalimat yang terlalu panjang atau “beranak pinak” serta menjauhi opini pribadi dalam teks berita.
”Teks berita harus bersifat faktual, aktual, dan objektif. Penyusunannya wajib mengikuti kaidah jurnalistik dengan menerapkan prinsip 5W+1H (what, where, when, who, why, how) agar informasi yang disampaikan lengkap dan jelas,” jelas Muhaimin.
Lebih lanjut, Muhaimin merinci struktur berita yang terdiri atas judul, lead (teras berita), dan isi. Ia juga memaparkan berbagai jenis berita, mulai dari berita langsung (straight news), berita mendalam (depth news), hingga berita opini yang menyajikan perspektif pakar terhadap suatu isu.
”Fungsi berita bukan sekadar informasi, tapi juga sebagai sarana edukasi, kontrol sosial, dan pembentuk opini positif bagi masyarakat,” tambahnya.
Melalui pelatihan ini, pihak fakultas berharap minat dosen dalam menulis artikel populer meningkat, sehingga publikasi FTP USM di media massa maupun media sosial semakin masif dan berkualitas.

Komentar