Pendidikan

Tumbuhkan Kepedulian, FTP USM Sambangi Lima Panti Asuhan

BERITASEMARANG.ID – Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Semarang (FTP USM) menunjukkan komitmen nyata dalam aksi kemanusiaan melalui kegiatan Bakti Sosial bertajuk ”Satu Gerakan Berbagi Bersama”. Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis, 12 Maret 2026 ini menyasar empat panti asuhan serta masyarakat kurang mampu di lingkungan sekitar.

​Adapun panti asuhan yang dikunjungi meliputi Panti Asuhan Sunan Drajat, Panti Asuhan Nurul Iksan, Panti Asuhan Nur Hidayah, dan Panti Asuhan Baiti Jannati. Selain memberikan bantuan materiil, kehadiran tim dari FTP USM juga bertujuan untuk memberikan dukungan moral dan kebahagiaan bagi anak-anak panti.

​Acara tersebut dihadiri langsung oleh Dekan FTP USM, Prof. Dr. Rohadi, beserta jajaran dosen dan staf, di antaranya Erwin Nofiyanto, M.Si, Dr. Mita Nurul A, Asah Wiari, MM, dan L. Luky Prasetya, M.Pi. Turut hadir pula Gibran sebagai perwakilan Organisasi Mahasiswa (Orma) FTP USM.

​Wujudkan Nilai Kemanusiaan

​Dalam sambutannya, Prof. Dr. Rohadi menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya mendalam untuk menumbuhkan rasa kepedulian sosial di kalangan civitas akademika.

​”Tujuan kami adalah mewujudkan nilai-nilai kemanusiaan dalam praktik nyata. Kami ingin memberikan semangat kepada anak-anak panti, sekaligus meringankan beban mereka dan membangun solidaritas sosial yang kuat,” ujar Prof. Rohadi.

Lurah Tlogosari Kulon Ajak Warga RW 27 Perkuat Silaturahmi: “Rezeki Lapang Berawal dari Hubungan yang Baik”

​Lebih lanjut, ia menekankan bahwa bakti sosial ini memiliki dimensi yang lebih luas, yakni sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya partisipasi aktif dalam pembangunan sosial. Dengan membangun jejaring sosial yang positif antar elemen masyarakat, diharapkan kesejahteraan sosial dapat meningkat secara kolektif.

​Motivasi Masyarakat

​Kegiatan ini juga selaras dengan program pemerintah dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Melalui aksi ini, FTP USM berharap dapat menjadi pemantik bagi institusi lain maupun masyarakat umum untuk lebih peka terhadap kondisi sekitar.

​”Dengan memahami esensi dari bakti sosial ini, kami berharap masyarakat lebih termotivasi untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi orang banyak,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement