BERITASEMARANG.ID – Universitas Diponegoro (UNDIP) kembali mengukuhkan posisinya sebagai pionir kolaborasi di tingkat daerah. Kampus beralmamater biru tua ini resmi dinobatkan sebagai Perguruan Tinggi Terbaik se-Jawa Tengah dalam ajang Collaborative Award Jawa Tengah 2026.
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Jumat (20/2). Momen ini terasa istimewa karena bertepatan dengan peringatan satu tahun masa pemerintahan Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin.
Penghargaan ini diraih berkat konsistensi UNDIP dalam menjalankan program-program yang berdampak langsung pada masyarakat. Beberapa kontribusi nyata yang menjadi poin penilaian meliputi:
- Teknologi Desalinasi: Penyediaan air bersih bagi warga yang kesulitan akses.
- Penanganan Banjir: Solusi inovatif untuk masalah banjir di wilayah Pantura.
- Hilirisasi Riset: Pemberdayaan UMKM, petani, peternak, serta pengelolaan sampah berbasis teknologi.
- Layanan Kesehatan: Sinergi fasilitas kesehatan untuk masyarakat luas.
Rektor UNDIP, Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si., menegaskan bahwa di era sekarang, perguruan tinggi tidak boleh menjadi “menara gading”.
”Kolaborasi adalah napas utama. Kami berkomitmen agar riset dan inovasi UNDIP tidak berhenti di jurnal ilmiah saja, tapi hadir memberikan solusi nyata bagi masyarakat Jawa Tengah,” ujar Prof. Suharnomo.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Rektor IV Bidang Riset, Kerja Sama, Inovasi, dan Komunikasi Publik, Dr. Wijayanto, Ph.D., yang menerima penghargaan tersebut, menyebut capaian ini sebagai bukti implementasi tagline UNDIP Bermartabat, UNDIP Bermanfaat.
”Ini adalah apresiasi atas kerja nyata kami membumikan ilmu pengetahuan agar manfaatnya dirasakan langsung oleh warga sekitar,” tuturnya.
Direktur Inovasi dan Kerjasama UNDIP, drh. Dian Wahyu Harjanti, Ph.D., menambahkan bahwa kedepannya UNDIP akan terus memperluas jejaring kerja sama. Tujuannya jelas: mendukung program strategis Provinsi Jawa Tengah sekaligus mengejar visi sebagai pusat riset unggul berdaya saing global.
Selain UNDIP, dalam acara yang sama, Pemprov Jateng juga memberikan penghargaan kepada enam kabupaten/kota serta perguruan tinggi lain yang dinilai aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah berbasis inovasi.

Komentar