Pendidikan

UPGRIS Wisuda 614 Lulusan, Rektor: 119 Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi

BERITASEMARANG.ID  – Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) kembali menggelar upacara Wisuda ke-82 di Balairung pada Kamis, 5 Februari 2026. Sebanyak 614 lulusan resmi dilepas dalam prosesi yang penuh khidmat dan kebanggaan.

​Angka 614 lulusan ini tergolong istimewa. Pasalnya, untuk wisuda di luar periode puncak (seperti Desember yang biasanya mencapai 1.000 lebih), jumlah ini melampaui rata-rata biasanya yang hanya berkisar di angka 500 lulusan.

​Strategi Tanggal “Sakti” dan Lulus Tanpa Skripsi

​Rektor UPGRIS, Dr. Sri Suciati, M.Hum, mengungkapkan bahwa tingginya jumlah wisudawan kali ini merupakan hasil dari perencanaan matang pihak universitas yang sudah mematok tanggal wisuda jauh-jauh hari.

Kali Babon Meluap, Pemkot Semarang Gercep Evakuasi dan Salurkan Logistik di Rowosari-Meteseh

​”Kami sudah tentukan tanggal 5 Februari ini dari jauh hari. Dampaknya luar biasa, mahasiswa jadi ‘ngebut’ menyelesaikan skripsi dan pendaftaran ujian karena mengejar target tanggal tersebut,” ujar Dr. Sri Suciati.

​Selain jumlah yang meningkat, wisuda kali ini menonjolkan prestasi akademik yang inovatif:

​119 Mahasiswa Lulus Tanpa Skripsi: Mereka mengganti kewajiban skripsi dengan publikasi karya tulis ilmiah di jurnal bereputasi.

​300+ Sertifikat Kompetensi: Lebih dari separuh wisudawan telah mengantongi sertifikat kompetensi sebagai bekal tambahan di dunia kerja.

​”Ini membanggakan. Mereka tidak hanya lulus cepat, tapi karyanya sudah teruji melalui publikasi jurnal dan diseminasi di depan penguji,” tambah Rektor.

Sempat Terendam Banjir, Jalur KA Gubug-Karangjati, Selasa Sore Bisa Dilewati Kecepatan Terbatas

​Predikat Ranking 1 IKKU Nasional

​Kualitas lulusan UPGRIS tidak perlu diragukan lagi. Dr. Sri Suciati memaparkan bahwa pada tahun 2025, UPGRIS berhasil meraih Ranking 1 Indikator Kinerja Utama (IKKU) untuk tingkat Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Nasional.

​Keberhasilan ini didorong oleh angka serapan lulusan di dunia kerja (employability) yang mencapai 91%. Hal ini merupakan buah dari pendampingan terstruktur sejak dini:

​Semester 3: Tes potensi karier.

​Semester Berikutnya: Pelatihan self-improvement dan kewirausahaan.

Program ‘Satu OPD Satu Desa Dampingan’ Pemprov Jateng Sukses Tekan Angka Kemiskinan, Kades Kediri Beri Apresiasi

​Menjelang Lulus: Pelatihan persiapan dunia kerja secara intensif.

​Dominasi Lulusan PGSD

​Dari total 614 wisudawan, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) masih menyumbang jumlah lulusan terbanyak, selaras dengan jumlah mahasiswanya yang memang paling besar di UPGRIS. Rektor juga menegaskan bahwa saat ini seluruh program studi di UPGRIS, termasuk prodi baru yang sudah berjalan empat tahun, telah berhasil meluluskan mahasiswanya.

​”Kami selalu menyiapkan wisuda yang penuh kenangan. Bagi kami, setiap wisudawan adalah sosok istimewa yang telah berjuang lebih dari tiga setengah tahun untuk sampai di titik ini,” pungkasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement