BERITASEMARANG.ID – PT PLN Indonesia Power (PLN IP) UBP Semarang resmi meraih penghargaan PROPER Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Penghargaan bergengsi ini menjadi bukti keberhasilan perusahaan dalam melampaui ketaatan regulasi (beyond compliance) melalui pengelolaan lingkungan yang inovatif dan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
Penganugerahan tersebut diserahkan langsung dalam acara yang digelar di Gedung Sasono Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Selasa (7/4). Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, dalam sambutannya menegaskan bahwa peran dunia usaha sangat krusial dalam menghadapi tantangan perubahan iklim melalui inovasi hijau.
Salah satu pilar utama yang mengantarkan PLTGU Tambak Lorok meraih predikat ini adalah program Kembang Desa. Program ini merupakan evolusi berkelanjutan dari inisiatif Julang Emas yang fokus pada penguatan ekosistem eko-wisata di Desa Ngesrepbalong.
Program ini mengintegrasikan konservasi alam dengan pemberdayaan ekonomi melalui dua pilar:
- Wisata Edukopi: Mengonversi potensi kopi lokal menjadi komoditas bernilai tinggi.
- Birdwatching: Perlindungan burung endemik yang kini menjadi daya tarik edukatif.
Menariknya, program ini bersifat inklusif dengan melibatkan mantan buruh petik teh hingga mantan pemburu satwa, yang kini beralih peran menjadi garda terdepan pelestarian alam. Selain itu, aspek tanggung jawab lingkungan diperkuat dengan pengelolaan bank sampah serta inovasi lubang biopori yang memanfaatkan limbah PVC.
Senior Manager PT PLN Indonesia Power UBP Semarang, F. Erwin Putranto, menyatakan bahwa capaian ini adalah tonggak penting bagi operasional perusahaan yang ramah lingkungan.
”Kami tidak hanya fokus pada keandalan pasokan listrik, tetapi juga memastikan setiap proses bisnis memberikan dampak positif. Penghargaan PROPER Hijau ini adalah bukti nyata komitmen kami dalam menghadirkan energi yang berwawasan lingkungan,” ujar Erwin.
Selain program pemberdayaan, keberhasilan ini didukung oleh efisiensi energi yang ketat, optimalisasi operasi pembangkit, pengelolaan limbah terpadu, serta program konservasi wilayah pesisir.
Pencapaian ini menempatkan PLN IP UBP Semarang sebagai salah satu role model dalam penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Ke depan, perusahaan berkomitmen untuk terus mendukung target pemerintah dalam transisi energi bersih demi mencapai pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Acara penganugerahan ini juga menjadi momentum bagi berbagai perusahaan di Indonesia untuk saling berbagi best practices guna meningkatkan standar pengelolaan lingkungan secara nasional.

Komentar