BERITASEMARANG.ID – Lelah menempuh perjalanan jauh seketika sirna saat para pemudik memasuki wilayah Rembang. Kehadiran 15 Masjid Ramah Pemudik (MRP) yang tersebar di sepanjang jalur Pantura Rembang sukses memberikan oase kenyamanan bagi warga yang sedang dalam perjalanan menuju kampung halaman.
Sejumlah pemudik mengaku sangat terbantu dengan fasilitas yang disediakan oleh Kemenag Rembang bekerja sama dengan para takmir masjid setempat. Tidak hanya sekadar tempat salat, masjid-masjid ini kini bertransformasi menjadi “rest area” religi yang lengkap.
Kenyamanan di Tengah Perjalanan Jauh
Ryan, seorang pemudik asal Sleman yang sedang menuju Sarang, Rembang, merasa sangat bersyukur bisa beristirahat di Masjid Agung Rembang. Membawa anak dan istri dalam perjalanan mudik tentu bukan perkara mudah, namun fasilitas yang memadai membuatnya merasa tenang.
”Kami merasa sangat nyaman beristirahat di sini sebelum melanjutkan sisa perjalanan,” ujar Ryan saat ditemui di lokasi.
Hal senada diungkapkan oleh Ahmad Guntur Arief Setiaji (20). Mahasiswa asal Ponorogo yang sedang menempuh perjalanan jauh menuju Jakarta Utara ini mengaku terkesan dengan keramahan petugas dan kelengkapan fasilitas masjid.
”Masjidnya benar-benar ramah pemudik. Dari fasilitas yang saya lihat, semuanya dirancang agar kami yang sedang di jalan merasa nyaman,” kata Guntur.
Fasilitas Lengkap: Dari Takjil hingga Jasa Pijat
Kenyamanan ini bukan tanpa alasan. Ketua Takmir Masjid Agung Rembang, KH. Atho’illah, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai layanan ekstra demi memanjakan para musafir.
- Layanan Dasar: MCK bersih, tempat penginapan sementara, dan area parkir luas.
- Logistik: Penyediaan takjil untuk berbuka puasa.
- Keamanan: Penjagaan selama 24 jam penuh.
- Layanan Spesial: Penyediaan relawan khusus dan tukang pijat bagi pemudik yang mengalami kelelahan fisik.
”Kami menambah relawan untuk melayani pemudik. Bahkan kami siapkan tukang pijit jika ada yang merasa kelelahan,” ujar KH. Atho’illah saat menerima kunjungan ekspedisi Radio El Shinta, Senin (16/3/2026).
Masjid dengan Fungsi Sosial
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Rembang, H. Moh. Mukson, menegaskan bahwa program MRP ini bertujuan agar masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah ritual, tetapi juga menjalankan fungsi sosialnya.
Kemenag Rembang bahkan telah memberlakukan sistem piket pegawai di 15 masjid tersebut untuk memastikan pelayanan tetap prima selama arus mudik berlangsung.
”Kami ingin masjid hadir saat umat membutuhkan dukungan. Dengan MRP ini, pemudik tak hanya istirahat secara fisik, tapi juga bisa beribadah dengan tenang,” pungkas Mukson.
Bagi masyarakat yang sedang melintasi jalur Pantura Rembang, 15 Masjid Ramah Pemudik ini siap menjadi tempat persinggahan yang hangat dan nyaman sebelum kembali menempuh aspal jalanan.

Komentar