Semarang

Jajan Bisa Dapat iPhone 17! Pemkot Semarang Gelar IJOLKE 2026 untuk Dongkrak Kesadaran Pajak

BERITASEMARANG.ID – Memperingati Hari Jadi ke-479 Kota Semarang, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang resmi meluncurkan kembali program IJOLKE 2026 (Rejeki Jajan Dolan Ning Kota Semarang). Program ini menawarkan kesempatan bagi siapa saja untuk memenangkan hadiah mewah hanya dengan mengunggah struk transaksi belanja atau hiburan.

​Hadiah Mewah: Dari iPhone 17 Pro Max hingga Samsung Z Flip 7

​Pemkot Semarang tidak main-main dalam mengapresiasi partisipasi warga. Tahun ini, deretan hadiah “sultan” telah disiapkan bagi para pemenang yang beruntung, mulai dari hadiah utama berupa iPhone 17 Pro Max, disusul oleh Samsung Z Flip 7, hingga puluhan smartphone tipe terbaru lainnya.

​Cara Berpartisipasi dan Syarat Transaksi

​Partisipasi dalam IJOLKE 2026 sangatlah mudah. Masyarakat cukup melakukan aktivitas transaksi sehari-hari di wilayah Kota Semarang mulai tanggal 24 Februari hingga 24 Mei 2026. Proses unggah struk sendiri sudah mulai dibuka sejak 1 Maret 2026 melalui platform resmi IJOLKE.

Jamin Keberlanjutan Usaha, Tim PkM USM Edukasi Pelaku UKM Brumbungan Terkait Kaderisasi Profesional

​Untuk sektor umum seperti makan di restoran, menginap di hotel, atau menikmati tempat hiburan, syarat minimal transaksi adalah sebesar Rp50.000. Namun, ada perlakuan khusus untuk sektor parkir, di mana masyarakat bisa ikut serta tanpa batasan minimal transaksi. Hal ini dilakukan untuk mendorong optimalisasi pajak di sektor parkir yang memiliki potensi besar.

​Strategi Cerdas Tingkatkan PAD

​Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menegaskan bahwa IJOLKE bukan sekadar program undian, melainkan langkah konkret untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dengan mengunggah struk, masyarakat secara tidak langsung berperan sebagai pengawas partisipatif yang memastikan pelaku usaha taat pajak.

​”IJOLKE mengajak masyarakat berpartisipasi aktif. Dari aktivitas sehari-hari seperti makan atau jalan-jalan, kita sudah ikut berkontribusi dalam pembangunan kota,” ujar Agustina.

​Berdasarkan data Pemkot, realisasi pajak daerah Kota Semarang menunjukkan tren positif dengan capaian 92,28% pada tahun 2024 dan 88,55% pada tahun 2025. Hingga saat ini, antusiasme warga sangat luar biasa dengan total 17.065 nota yang sudah masuk ke sistem verifikasi dan diperkirakan akan terus bertambah hingga penutupan program pada 24 Mei mendatang.

Program Food Truck Menjadi Oase Mahasiswa UNDIP

​Membangun Budaya Sadar Pajak

​Melalui konsep “Jajan sambil Berkontribusi”, program ini diharapkan mampu memperkuat transparansi ekonomi di Kota Semarang. Setiap transaksi yang dilakukan warga menjadi mesin penggerak pembangunan kota yang lebih baik.

​”Ini bukan hanya soal hadiah, tapi bagaimana kita membangun budaya sadar pajak bersama,” pungkas Agustina.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement