BERITASEMARANG.ID – Menyambut Hari Jadi ke-479, Pemerintah Kota Semarang melakukan gebrakan dengan menggeser paradigma seremoni menjadi aksi nyata. Mengusung tema “Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat”, rangkaian peringatan tahun ini akan resmi diluncurkan pada Selasa (14/4/2026) dengan fokus utama pada program substantif dan layanan gratis bagi masyarakat.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menegaskan bahwa perayaan kali ini bukan sekadar kemeriahan sesaat, melainkan momentum untuk memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan warga.
Fokus di Pesisir: Kampanye Gemar Makan Ikan
Titik awal launching akan dipusatkan di Kampung Tambaklorok. Wali Kota dijadwalkan berinteraksi langsung dengan warga pesisir melalui kampanye gemar makan ikan. Kegiatan ini bukan hanya edukasi verbal, tetapi juga diisi dengan makan ikan bersama sebagai langkah konkret perbaikan gizi keluarga dan pencegahan stunting.
”Peringatan hari jadi bukan hanya seremoni, tetapi momentum untuk memastikan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Agustina.
“Kado Hebat” untuk Masyarakat
Pusat kemeriahan kemudian akan bergeser ke Halaman Balai Kota Semarang. Di sana, Pemkot telah menyiapkan berbagai layanan publik yang bisa diakses secara cuma-cuma melalui program bertajuk “Kado Hebat”.
Paket layanan ini mencakup pengecekan kesehatan gratis, donor darah, hingga pelayanan KB keliling. Selain itu, dilakukan pula penyaluran bantuan pangan bergizi yang menyasar kelompok rentan, seperti bayi di bawah usia dua tahun (baduta) dan para calon pengantin.
Rangkaian Kegiatan Hingga Mei 2026
Rangkaian peringatan HUT ke-479 ini dipastikan akan berlangsung panjang hingga bulan Mei mendatang. Selain aspek sosial dan kesehatan, agenda ini akan dimeriahkan dengan lomba memasak ikan tingkat kota, sarasehan bersama PKK, serta expo perikanan yang melibatkan pelaku usaha lokal.
Pemkot Semarang juga menjamin seluruh informasi kegiatan terintegrasi dalam kanal publikasi terpadu agar mudah diakses warga. Program ini mencakup berbagai dimensi mulai dari kesehatan, penguatan ekonomi melalui festival kreatif, hingga pelestarian budaya.
”Kami ingin memastikan setiap kegiatan memiliki nilai manfaat langsung bagi warga. Inilah wujud kolaborasi inklusif menuju Semarang yang semakin hebat,” tutup Agustina.

Komentar