BERITASEMARANG.ID – Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Semarang (FTP USM) tidak main-main dalam mengejar target akreditasi Unggul pada tahun 2027 mendatang. Langkah strategis terbaru diambil dengan resmi bergabungnya pakar teknologi pangan kenamaan, Prof. Emeritus Dr. Ir. V. Priyo Bintoro, M.Agr., untuk memperkuat jajaran tenaga pendidik.
Kehadiran Prof. Priyo—begitu beliau akrab disapa—bukan sekadar penambahan personel, melainkan suntikan “energi baru” bagi ekosistem akademik di USM. Pengangkatan ini secara resmi tertuang dalam SK Ketua Pengurus Yayasan Alumni Universitas Diponegoro Nomor 29/SK/PGRS.YA-UNDIP/2026.
Mengapa Kehadiran Prof. Priyo Begitu Penting?
Sebagai akademisi dengan rekam jejak panjang di bidang Teknologi Hasil Pertanian, Prof. Priyo diharapkan menjadi “jembatan” bagi inovasi riset dan peningkatan kualitas lulusan. Ada tiga poin utama yang menjadi fokus kontribusi beliau:
-. Akselerasi Riset: Mendorong kolaborasi penelitian tingkat nasional maupun internasional.
-. Penguatan Kurikulum: Menyesuaikan standar pendidikan dengan kebutuhan industri pangan masa kini.
-. Mentoring SDM: Menjadi mentor bagi dosen-dosen muda FTP USM dalam meningkatkan kualitas tridharma perguruan tinggi.
Optimisme Menuju 2027
Dekan FTP USM, Prof. Dr. Ir. Rohadi, M.P., mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya kepada Yayasan Alumni Undip atas dukungan ini. Menurutnya, bergabungnya Prof. Priyo adalah kepingan puzzle yang sangat dibutuhkan fakultas saat ini.
”Kehadiran beliau adalah penguatan signifikan bagi SDM kami. Kami optimistis, dengan pengalaman panjang beliau di bidang pengolahan hasil pertanian, visi FTP USM menjadi prodi unggul di tahun 2027 akan tercapai lebih cepat,” ujar Prof. Rohadi penuh semangat.
Dampak Bagi Mahasiswa
Bagi para mahasiswa Prodi S1 Teknologi Hasil Pertanian/Teknologi Pangan USM, bergabungnya profesor emeritus ini menjadi peluang emas. Mereka akan mendapatkan akses langsung terhadap ilmu dan jaringan luas yang dimiliki oleh seorang pakar senior.
Langkah ini membuktikan bahwa USM terus berbenah dan serius dalam meningkatkan daya saing institusi, tidak hanya di level regional, tetapi juga bersiap bicara banyak di kancah internasional.

Komentar