Jateng Serambi Islam

Taj Yasin: Program Tali Asih Pemprov Jateng Ringankan Beban Santri Penghafal Al-Qur’an

BERITASEMARANG.ID  – Program pemberian tali asih atau bisyaroh bagi para penghafal Al-Qur’an yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) terus menunjukkan dampak positif. Program ini dinilai tidak hanya memotivasi santri, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi keluarga mereka.

​Hal tersebut ditegaskan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, saat memberikan mauidhah khasanah dalam acara Haul dan Haflah Khotmil Quran di PPTQ Quantum Qolbu, Petanahan, Kabupaten Kebumen, Minggu ( 3/5).

​Pria yang akrab disapa Gus Yasin ini berbagi kisah haru saat bertemu dengan salah satu orang tua santri. Ia mengaku sempat terkejut ketika menerima ucapan terima kasih yang mendalam dari orang tua santri asal Papua tersebut.

​”Saya kaget kok tiba-tiba mengucapkan terima kasih. Ternyata anaknya adalah salah satu santri asal Papua yang menerima bisyaroh penghafal Quran dari Pemprov Jateng,” ungkap Gus Yasin.

​Menurutnya, orang tua santri tersebut awalnya merasa heran melihat anaknya memiliki uang saku tambahan. Setelah ditelusuri, uang tersebut merupakan bentuk apresiasi dari Pemprov Jateng karena sang anak telah berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur’an selama menempuh pendidikan di salah satu pondok pesantren di Jawa Tengah.

Satgas PASTI Tindak Tegas Universal Peak dan BAFI Group Indonesia Terkait Investasi Fiktif dan Jasa Pinjol Ilegal

​Inklusif dan Tanpa Batas Wilayah

​Gus Yasin menekankan bahwa program ini bersifat inklusif. Pemprov Jateng tidak membatasi penerima manfaat hanya bagi warga yang ber-KTP Jawa Tengah, melainkan bagi siapa saja yang menempuh pendidikan di wilayah tersebut.

​”Bisyaroh ini tidak melihat orang Jateng atau luar Jateng. Setiap selesai menghafal 30 juz, kita akan memberikan tali asih sebesar Rp1 juta per anak,” jelasnya.

​Komitmen Anggaran untuk 2.000 Santri

​Berdasarkan data yang ada, setiap tahunnya terdapat sekitar 2.000 santri di Jawa Tengah yang berhasil mengkhatamkan hafalan Al-Qur’an 30 juz. Menanggapi tingginya antusiasme dan prestasi tersebut, Pemprov Jateng memastikan alokasi anggaran tetap tersedia.

Dishub Kota Semarang Sukses Gelar Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas 2026

​”Pemprov Jateng siap mengalokasikan anggaran untuk memberikan tali asih kepada para penghafal Al-Qur’an tersebut,” pungkasnya.

​Program ini diharapkan terus menjadi pemacu semangat bagi para santri untuk menjaga hafalan mereka, sekaligus menjadi bukti kehadiran pemerintah dalam mendukung pendidikan keagamaan di Jawa Tengah.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement