Ekonomi Nasional

Tumbuh Dua Digit, Aset Perbankan Syariah Tembus Rp1.061 Triliun per Maret 2026

BERITASEMARANG.ID – Industri perbankan syariah di Indonesia terus menunjukkan performa yang solid, resilien, dan berkelanjutan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, hingga Maret 2026, aset perbankan syariah sukses mencetak pertumbuhan dua digit sebesar 10,49 persen year-on-year (yoy), dengan total nilai mencapai Rp1.061,61 triliun.

​Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, mengungkapkan bahwa tren positif ini didorong oleh meningkatnya fungsi intermediasi serta kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan keuangan syariah.

​”Momentum pertumbuhan tersebut menjadi milestone penting dari upaya transformasi dan penguatan industri perbankan syariah nasional yang mengacu pada Roadmap Pengembangan dan Penguatan Perbankan Syariah Indonesia (RP3SI) 2023–2027,” ujar Dian dalam keterangan resminya, Sabtu (16/5/2026).

​Kenaikan aset ini sejalan dengan penyaluran pembiayaan syariah yang tumbuh 9,82 persen yoy menjadi Rp716,40 triliun. Angka pertumbuhan ini tercatat lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan perbankan nasional.

​Sektor ini juga ditopang oleh likuiditas yang kuat, di mana Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh sebesar 11,14 persen yoy menjadi Rp811,76 triliun.

Satgas PASTI Tindak Tegas Universal Peak dan BAFI Group Indonesia Terkait Investasi Fiktif dan Jasa Pinjol Ilegal

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement