BERITASEMARANG.ID – PT Pegadaian Kantor Wilayah (Kanwil) XI Semarang menggelar acara Media Gathering bersama puluhan jurnalis dari berbagai media massa di Central Java, Rabu (17/6/2026). Bertempat di The Gade Coffee & Gold Semarang, acara ini menjadi momentum penting untuk mempererat sinergi antara Pegadaian dengan media, sekaligus mengampanyekan pentingnya investasi emas di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Kepala PT Pegadaian Kanwil XI Semarang, M. Aries Aviani Nugroho, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang mendalam atas peran media massa selama ini. Menurutnya, media memiliki andil besar dalam mengedukasi masyarakat mengenai literasi keuangan yang sehat dan valid.
”Sinergi dengan media massa sangat krusial. Melalui informasi yang tepat, kita bisa meluruskan berbagai disinformasi di masyarakat, sekaligus bersama-sama memberikan edukasi yang bermanfaat bagi perekonomian warga,” ujar Aries.
Emas Jadi Pelindung di Era Ketidakpastian (VUCA)
Dalam sesi pemaparan materi, CRO Pegadaian Cabang Poncol Semarang, Kukuh Bagas, membedah tantangan ekonomi saat ini yang diistilahkan sebagai era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, and Ambiguity). Di era yang penuh ketidakpastian akibat disrupsi teknologi dan dinamika global ini, masyarakat dituntut cerdas memilih instrumen investasi.
”Saat ini marak sekali investasi bodong yang merugikan masyarakat hingga triliun rupiah. Di sinilah pentingnya beralih ke investasi yang aman, likuid, dan universal seperti emas,” jelas Kukuh.
Ia memaparkan data pertumbuhan harga emas yang sangat signifikan. Dalam kurun waktu 10 tahun terakhir (periode 2016-2026), harga emas telah mengalami kenaikan hingga 365%. Per Juni 2026 ini, harga emas berada di kisaran Rp2.839.000 per gram, membuktikan posisinya sebagai safe haven atau pelindung nilai aset yang sangat tangguh terhadap inflasi.
Investasi emas, lanjut Kukuh, memiliki fungsi yang sangat beragam bagi masa depan keluarga. Mulai dari persiapan biaya pernikahan/mahar bagi yang masih lajang, biaya pendidikan anak, membeli rumah, hingga jaminan hari tua saat memasuki masa pensiun.
Kemudahan Investasi Emas dalam Genggaman Lewat Aplikasi Pihak Ketiga
Untuk mempermudah masyarakat mengakses produk investasi emas, PT Pegadaian kini semakin adaptif lewat transformasi digital. Salah satunya melalui integrasi layanan pada aplikasi super, di mana masyarakat bisa mengelola investasi emas dengan sangat praktis, aman, dan tepercaya karena Pegadaian merupakan bagian dari BUMN Holding Ultra Mikro (BRI Group).
Ada dua jenis skema investasi emas yang paling diminati dan diperkenalkan dalam gathering tersebut:
1. Tabungan Emas
Masyarakat bisa mulai menabung emas dengan nominal yang sangat terjangkau, mulai dari Rp10.000 saja. Transaksi jual beli bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja. Saldo yang terkumpul juga sangat fleksibel; bisa tetap disimpan dalam bentuk digital, atau dicetak menjadi emas fisik (batangan) dalam waktu sekitar 4-5 hari kerja di outlet Pegadaian terdekat.
2. Deposito Emas (Fitur Terbaru)
Bagi nasabah yang sudah memiliki saldo tabungan emas minimal 5 gram, Pegadaian menghadirkan fitur Deposito Emas. Fitur ini memberikan imbal balik sebesar 1% per tahun yang dibayarkan di setiap awal bulan. Dengan fitur ini, emas yang disimpan tidak hanya nilainya naik mengikuti pasar, tetapi juga memberikan imbal hasil tambahan bagi pemiliknya.
Melalui Media Gathering ini, PT Pegadaian Kanwil XI Semarang berharap para jurnalis dapat menjadi perpanjangan tangan untuk menyebarkan semangat menabung emas kepada masyarakat luas, demi membangun ketahanan finansial keluarga yang lebih kokoh di masa depan.

Komentar