BERITASEMARANG.ID – Universitas Semarang (USM) menggelar kegiatan Jalan Sehat dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-39 pada Minggu, 21 Juni 2026. Acara yang berlangsung meriah ini diikuti oleh ribuan peserta yang terdiri atas dosen, karyawan, hingga mahasiswa USM.
Kemeriahan acara dimulai dengan pelepasan balon ke udara secara simbolis oleh Ketua Pembina Yayasan Alumni Undip, Prof. Sudharto P, Hadi M.ES, Ph.D., sebagai tanda dimulainya jalan sehat.
Tidak hanya jalan sehat, rangkaian Dies Natalis ini juga disemarakkan dengan senam sehat bersama serta puluhan stan yang memamerkan berbagai produk karya kreatif mahasiswa USM.
Sejumlah petinggi universitas dan yayasan turut hadir dalam acara ini, di antaranya:
- Prof. Dr. Ir. Kesi Widjajanti, S.E., M.M. (Ketua Pengurus Yayasan Alumni Undip)
- Prof. Dr. Hardani Widhiastuti, M.M., Psikolog (Ketua Senat USM)
- Prof. Dr. Ir. Haslina, M.Si. (Wakil Rektor I USM)
- Dr. Abdul Karim, S.E., M.S.i., Akt., C.A. (Wakil Rektor II USM)
Ajang Mempererat Persaudaraan dan Dongkrak Semangat Kerja
Wakil Rektor I USM, Prof. Haslina, menyampaikan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mempererat tali persaudaraan antar-civitas akademika, khususnya dosen dan karyawan USM.
”Kami berharap, melalui kegiatan ini semangat kerja para dosen dan karyawan semakin tinggi, sehingga mampu membawa USM berkembang lebih pesat lagi ke depannya,” ujar Prof. Haslina.
Ia juga menambahkan bahwa momentum Dies Natalis ke-39 ini terasa sangat spesial karena bertepatan dengan keberhasilan USM meraih predikat Akreditasi Unggul. Capaian membanggakan ini disebutnya sebagai buah dari kerja keras seluruh elemen universitas.
Perjalanan Panjang Sejak 1987
Senada dengan hal tersebut, Rektor USM, Supari, menegaskan bahwa Akreditasi Unggul yang diraih saat ini merupakan hasil dari proses dan perjalanan panjang sejak USM pertama kali berdiri pada tahun 1987. Sebagai informasi, USM awalnya berbentuk Politeknik Semarang sebelum akhirnya bertransformasi menjadi universitas pada tahun 1993.
”Untuk mencapai Akreditasi Unggul, USM menempuh perjalanan yang sangat panjang. Ini tidak lepas dari kerja keras para pemimpin USM sebelumnya, mulai dari rektor pertama hingga rektor sekarang, serta seluruh civitas akademika yang telah meletakkan dasar-dasar yang kuat,” kata Supari.
Kunci keberhasilan ini, lanjut Supari, adalah komitmen pada peningkatan kualitas secara berkelanjutan. Mulai dari peningkatan mutu SDM (menambah jumlah dosen bergelar doktor dan profesor), pembangunan sarana prasarana, hingga perluasan kemitraan strategis dengan dunia industri serta institusi internasional.
Dampak Nyata Akreditasi Unggul bagi Lulusan
Status Akreditasi Unggul ini membawa dampak positif yang besar bagi seluruh keluarga besar USM:
- Bagi Mahasiswa & Lulusan: Meningkatkan daya saing di dunia kerja dan memudahkan lulusan untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, baik di dalam maupun luar negeri.
- Bagi Dosen: Membuka peluang lebih luas untuk meraih hibah penelitian, kerja sama akademik, dan kolaborasi skala internasional.
- Bagi Universitas: Meningkatkan kredibilitas dan kepercayaan di mata masyarakat serta industri, yang berimbas pada meningkatnya minat calon mahasiswa baru.
Di akhir kesempatannya, Supari menegaskan bahwa prestasi ini adalah milik bersama. “Akreditasi Unggul ini hasil kerja semua pihak. Mulai dari pendiri USM, para rektor terdahulu, dosen, tenaga kependidikan, alumni, mahasiswa, hingga masyarakat dan mitra kerja sama yang terus mendukung perkembangan USM,” pungkasnya.

Komentar