BERITASEMARANG.ID – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, bergerak cepat merespons keluhan masyarakat terkait kerusakan jalan di kawasan Tanjakan Kalipancur, Manyaran. Jalur strategis yang menghubungkan wilayah Semarang bawah dengan Gunungpati tersebut kini menjadi fokus utama perbaikan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang.
Agustina menegaskan bahwa keselamatan dan kenyamanan warga adalah prioritas utama. Oleh karena itu, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang telah diinstruksikan untuk segera melakukan percepatan penanganan di lapangan.
”Perbaikan fisik jalan yang rusak menjadi tanggung jawab DPU Kota Semarang dan tim teknis siap turun ke lapangan,” ujar Agustina baru-baru ini.
Dorong Solusi Jangka Panjang dan Sinergi Lintas Sektor
Tak sekadar melakukan perbaikan sementara, Agustina menginginkan solusi jangka panjang yang berkelanjutan. Ia menyoroti tingginya mobilitas kendaraan bermuatan besar dan aktivitas angkutan tambang sebagai salah satu penyebab utama cepat rusaknya fasilitas jalan tersebut.
Untuk mengatasi akar masalah, Pemkot Semarang kini tengah memperkuat koordinasi dengan berbagai instansi terkait:
- Satlantas Polrestabes Semarang: Diperlukan untuk melakukan penindakan tegas terhadap kendaraan truk atau angkutan barang yang melanggar ketentuan muatan (overload).
- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah: Karena kewenangan perizinan dan pengawasan operasional usaha galian C berada di tingkat provinsi, Pemkot Semarang aktif membangun komunikasi agar aktivitas tambang di hulu dapat berjalan tertib sesuai aturan.
”Kami akan berkoordinasi dengan Pemprov Jateng yang memiliki kewenangan terkait perizinan dan pengawasan operasional tambang. Harapannya, penanganan tidak hanya memperbaiki jalan yang rusak, tetapi juga mengatasi penyebabnya,” pungkas Agustina.

Komentar