BERITASEMARANG.ID — Di tengah padatnya arus lalu lintas perkotaan, tingkat kelengahan pengemudi menjadi salah satu penyebab utama terjadinya kecelakaan lalu lintas. Untuk menekan risiko tersebut, pabrikan otomotif kini menyematkan teknologi keselamatan aktif yang kian canggih, salah satunya Automatic Emergency Braking (AEB).
Fitur pengereman otomatis berbasis kecerdasan sensor ini menjadi salah satu keunggulan utama pada SUV listrik terbaru, JAECOO J5 EV.
Lantas, bagaimana fitur AEB bekerja dan seberapa penting keberadaannya untuk mobil harian? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.
Apa Itu Automatic Emergency Braking (AEB)?
AEB adalah sistem keselamatan aktif yang dirancang untuk mendeteksi potensi tabrakan dan mengaktifkan pengereman secara otomatis apabila pengemudi tidak merespons bahaya dalam waktu yang cukup.
Berbeda dengan sistem pengereman konvensional atau Anti-Lock Braking System (ABS) yang memerlukan injakan pedal dari pengemudi, AEB mengambil alih tindakan pengereman secara independen ketika situasi dinilai kritis.
Bekerja Menggunakan “Mata” Sensor dan Kamera
Teknologi AEB pada JAECOO J5 EV mengandalkan sistem sensor fusion—gabungan antara kamera multi-fungsi di kaca depan dan sensor radar. Sistem ini secara terus-menerus mengkalkulasi berbagai data secara real-time, seperti:
-. Jarak kendaraan dengan objek di depan.
-. Kecepatan dan akselerasi mobil.
-. Posisi pedal gas/rem serta sudut kemudi.
Tiga Tahap Intervensi Rem Otomatis
Saat mendeteksi risiko benturan di depan, sistem AEB tidak langsung menghentikan mobil secara mendadak, melainkan bekerja melalui tiga tahapan bertahap:
1. Peringatan Dini: Sistem memberi sinyal visual di layar instrumen serta peringatan suara (buzzer) agar pengemudi segera mengambil tindakan.
2. Pengereman Parsial: Jika pengemudi belum merespons, sistem secara otomatis mengurangi kecepatan untuk memberi waktu bereaksi.
3. Pengereman Maksimal: Jika benturan tidak terhindarkan, sistem mengaktifkan rem penuh untuk meminimalkan tingkat kerusakan dan risiko cedera.
Beda Fitur AEB dan ABS
Masih banyak pengendara yang menganggap AEB dan ABS adalah fitur yang sama. Padahal, peran keduanya sangat berbeda:
-. ABS (Anti-Lock Braking System): Berfungsi mencegah roda terkunci saat rem diinjak keras agar mobil tetap bisa diarahkan.
-. AEB (Automatic Emergency Braking): Berfungsi mendeteksi potensi kecelakaan dan mengaktifkan rem tanpa menunggu tindakan dari pengemudi.
Dalam kondisi darurat, sistem AEB akan memicu ABS bekerja bersamaan untuk menghentikan kendaraan secara aman dan stabil.
Keunggulan AEB untuk Penggunaan Urban
Sebagai SUV listrik yang dirancang untuk mobilitas perkotaan, fitur AEB pada JAECOO J5 EV yang terintegrasi dalam paket Advanced Driver Assistance System (ADAS) memberikan perlindungan ekstra, terutama dalam kondisi lalu lintas stop-and-go atau saat ada kendaraan di depan yang berhenti mendadak.
Meski demikian, pengemudi tetap diimbau untuk selalu waspada. Kinerja sensor AEB dapat terganggu oleh kondisi eksternal seperti sensor tertutup lumpur, cuaca hujan sangat lebat, atau sudut jalan yang ekstrem.

Komentar