BERITASEMARANG.ID — Kota Semarang resmi terpilih sebagai salah satu lokasi proyek percontohan (pilot project) program Kampung Rekonsiliasi dan Perdamaian (REDAM).
Tiga kelurahan—Bandarharjo, Kuningan, dan Ngaliyan—ditetapkan secara serentak dalam peluncuran program oleh Menteri HAM RI Natalius Pigai di kawasan Menara Syahbandar, Kelurahan Bandarharjo, Rabu (30/9).
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menyambut positif penetapan ini. Ia menegaskan bahwa kedamaian dan toleransi merupakan modal utama Semarang sebagai kota perdagangan, jasa, dan pariwisata.
“Hanya satu modalnya, yaitu damai. Kalau tidak damai, ruwet semua,” tegas Agustina.
Ia menambahkan, kondusifitas Semarang saat ini terbukti lewat raihan penghargaan Harmony Award terbaik pertama se-Indonesia dalam mengelola kerukunan umat beragama.
Sementara itu, Menteri HAM RI Natalius Pigai menjelaskan bahwa Kampung REDAM dirancang untuk meredam potensi konflik sosial langsung dari akar rumput berbasis pemenuhan HAM. Program ini ditargetkan terus meluas ke berbagai daerah di Indonesia di bawah payung Peraturan Presiden.
Melalui program ini, Pemerintah Kota Semarang berharap sinergi warga di tingkat kelurahan semakin kuat untuk memelihara rasa keadilan dan penghormatan HAM demi menopang kedamaian nasional.

Komentar