BERITASEMARANG.ID – Penanganan kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatibarang menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga Minggu (4/10), luas area yang masih mengeluarkan asap dan menyimpan titik api permukaan berhasil ditekan hingga tersisa 2–2,5 hektare dengan 6–10 titik api.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, memastikan seluruh armada dan personel dikerahkan secara optimal untuk menuntaskan pemadaman dan pendinginan. Mulai Senin (5/10), penyaluran air disiagakan nonstop selama 24 jam yang terbagi dalam empat shift.
“Kami terus mengerahkan segenap sumber daya agar kepulan asap dan titik api dapat ditanggulangi secara tuntas. Pasokan air dari pembendungan Sungai Cebong sangat mencukupi,” ujar Agustina.
Sebanyak 50 personel Dinas Pemadam Kebakaran disiagakan di lokasi dengan dukungan mobil pemadam, armada tangki air, hingga pompa portabel. Petugas juga mengerahkan light tower BPBD untuk pencahayaan malam serta ekskavator DPU guna mengeruk tumpukan sampah di area lereng, termasuk meminimalisasi tumpukan kasur kapas yang memicu kobaran api.
Langkah ini didukung penuh oleh sinergi lintas instansi, mulai dari PDAM, DPU, Disperkim, BNPB, hingga pasokan logistik dari BAZNAS untuk memastikan keamanan warga Kota Semarang.

Komentar