BERITASEMARANG.ID – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen mendorong produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Jawa Tengah menembus pasar internasional melalui ajang Inacraft Oktober Vol. 5 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta.
Dalam pameran tersebut, Jawa Tengah menghadirkan 14 stan yang mewadahi 72 UMKM. Sebanyak 50 UMKM bergerak di bidang fashion, 10 UMKM bidang craft, dan lainnya menampilkan beragam produk kerajinan.
Taj Yasin bersama Ketua Dekranasda Jawa Tengah Nawal Arafah Yasin meninjau langsung produk-produk yang dipamerkan. Menurut Taj Yasin, Inacraft menjadi momentum untuk mengidentifikasi produk potensial sekaligus memetakan pasar ekspor.
“Dengan Inacraft saya melihat potensinya besar. Tadi kita coba arahkan mana yang harus dikirim untuk pameran ke luar negeri, ada yang ke Eropa, Afrika, dan mana yang bisa dikirim ke Arab,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya kurasi agar produk UMKM yang berkualitas dapat disesuaikan dengan karakter pasar internasional.
Sementara itu, Nawal Arafah Yasin menilai inovasi produk UMKM Jateng semakin berkembang, termasuk pengembangan produk turunan batik dan wastra hingga pemanfaatan kain perca menjadi berbagai aksesori.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jateng Linda Widiastuti Ariningrum mengatakan, produk yang ditampilkan merupakan produk unggulan daerah yang memiliki kualitas, kontinuitas produksi, inovasi, serta mulai berorientasi pada pasar nasional dan global.
Salah satu inovasi ditampilkan desainer asal Sragen, Akhsan melalui brand Ikaten. Ia mengembangkan konsep upcycle woven dengan memanfaatkan limbah benang sarung goyor menjadi karya tenun. Inovasi tersebut sekaligus diharapkan ikut mendorong regenerasi perajin tenun tradisional di Sragen.

Komentar