Pendidikan Semarang

Airlangga Hartarto: Generasi Muda UNNES Akan Menikmati Masa Keemasan Indonesia 2045

BERITASEMARANG.ID – Penasehat Dewan Penyantun Pendidikan Universitas Negeri Semarang (UNNES), Dr. Ir. H. Airlangga Hartarto, M.B.A., M.M.T., IPU, mendorong mahasiswa untuk mempersiapkan diri menghadapi perubahan global dan perkembangan teknologi, termasuk era kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Pesan tersebut disampaikan Airlangga saat memberikan kuliah umum dalam acara Kuliah Umum dan Penyerahan Beasiswa Dewan Penyantun Pendidikan UNNES 2026 di Auditorium Prof. Wuryanto UNNES, Semarang, Jumat (9/10/2026).

Airlangga mengatakan, perkembangan teknologi AI membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan maupun dunia kerja. Karena itu, perguruan tinggi dituntut tidak hanya memberikan pengetahuan yang mudah diperoleh melalui teknologi, tetapi juga membekali mahasiswa dengan kemampuan yang tidak dapat digantikan oleh AI.

“Para dosen harus betul-betul mengajarkan sesuatu yang tidak hanya bisa dijawab oleh DeepSeek maupun blog. Jadi, harus beyond artificial intelligence,” kata Airlangga.

Menurutnya, tantangan mahasiswa saat ini semakin kompleks karena dunia menghadapi berbagai dinamika geopolitik dan ketidakpastian ekonomi. Kondisi tersebut membuat kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu kunci penting bagi masa depan Indonesia.

OJK Jateng Cetak 70 Duta Literasi Keuangan

Airlangga juga mengingatkan mahasiswa UNNES agar tidak khawatir menentukan bidang keilmuan. Ia menilai kemampuan lintas disiplin justru akan semakin dibutuhkan di masa mendatang.

Ia mencontohkan mahasiswa teknik yang juga dapat mempelajari ekonomi dan memahami perkembangan industri.

“Jangan khawatir kalau belajar mesin bisa belajar ekonomi. Tapi kalau belajar ekonomi, tidak bisa jadi mahasiswa mesin,” ujarnya disambut tawa peserta.

Beasiswa UNNES Terus Meningkat

Dalam kesempatan tersebut, Rektor UNNES Prof. Dr. S. Martono, M.Si., menyampaikan perkembangan program beasiswa yang dihimpun melalui Dewan Penyantun Pendidikan UNNES.

Antisipasi Musim Hujan, Wali Kota Semarang Agustina Siagakan 119 Pompa dan Pengerukan 38 Lokasi Sungai dan Saluran

Menurut Martono, Dewan Penyantun Pendidikan UNNES lahir dari inisiatif Airlangga Hartarto dan menjadi wadah untuk menghimpun berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap pendidikan.

Hingga saat ini, lebih dari 1.300 mahasiswa UNNES telah menerima manfaat dari program beasiswa tersebut.

Dukungan dana beasiswa juga terus meningkat setiap tahun. Pada tahun pertama, dana yang berhasil dihimpun mencapai sekitar Rp2,4 miliar. Jumlah tersebut meningkat menjadi Rp2,8 miliar pada tahun kedua dan pada 2026 menembus sekitar Rp3,38 miliar.

“Berkat beliau sampai hari ini lebih dari 1.300 mahasiswa UNNES telah mendapatkan beasiswa. Kemudian menghimpun teman-teman yang peduli tentang pendidikan dan alhamdulillah setiap tahun selalu meningkat,” ujar Martono.

Ia berharap dukungan tersebut terus bertambah sehingga ke depan semakin banyak mahasiswa, khususnya mereka yang masuk kategori penerima prioritas, dapat memperoleh beasiswa.

USM LCC Latih Pegawai Disperakim Jateng Hadapi TOEFL ITP

Martono menjelaskan, besaran bantuan juga mengalami peningkatan. Untuk kategori pertama, mahasiswa memperoleh bantuan sebesar Rp500 ribu per semester, sedangkan kategori kedua mencapai Rp1 juta per semester.

“Dari segi jumlah tidak begitu signifikan dibanding tahun lalu, tetapi dari segi angka yang diperoleh cukup signifikan karena kategori penerima beasiswa sudah naik,” katanya.

Indonesia Menuju Ekonomi Terbesar Dunia

Dalam kuliah umumnya, Airlangga juga menyampaikan optimisme terhadap prospek ekonomi Indonesia.

Menurutnya, meski perekonomian global menghadapi ketidakpastian, sejumlah indikator ekonomi Indonesia masih menunjukkan perkembangan positif. Ia menyebut inflasi berada pada level 3,28 persen, investasi mencapai Rp1.010,6 triliun, sementara Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur berada di level 52,4 persen.

Airlangga juga menyoroti pentingnya hilirisasi sebagai salah satu mesin pertumbuhan ekonomi nasional.

Ia menyebut nilai ekspor mineral dan logam Indonesia mengalami peningkatan signifikan, dari sekitar 1,4 miliar dolar AS pada 2016 menjadi sekitar 35 miliar dolar AS pada 2025.

“Pemerintah terus mendukung mesin pertumbuhan menjadi arahan Bapak Presiden. Hilirisasi adalah salah satu contoh,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengembangan kawasan industri dan kawasan ekonomi khusus juga memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, penguatan industri harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Pertumbuhan itu adalah kerja bersama. Ini juga memerlukan dukungan sumber daya manusia yang kuat dan salah satunya dari perguruan tinggi. UNNES ini adalah kunci masa depan kita,” kata Airlangga.

Mahasiswa Disiapkan Hadapi Indonesia Emas 2045

Airlangga meminta mahasiswa UNNES memanfaatkan kesempatan pendidikan sebaik-baiknya. Ia menyebut generasi muda saat ini akan menjadi talenta yang menentukan arah Indonesia dalam dua dekade mendatang.

Ia optimistis Indonesia dapat mengalami transformasi ekonomi yang signifikan menuju 2045.

“Hari ini kita menjadi negara nomor 16 di dunia dan negara G20. Tetapi nanti pada saat adik-adik mulai bekerja, mungkin ada yang menjadi entrepreneur, peneliti, maupun pejabat pemerintahan, pada saat itu ekonomi Indonesia menjadi ekonomi nomor empat di dunia,” tuturnya.

Karena itu, ia mengucapkan selamat kepada para mahasiswa penerima beasiswa dan meminta mereka menjadikan bantuan pendidikan tersebut sebagai motivasi untuk terus berprestasi.

“Selamat kepada adik-adik semua,” kata Airlangga.

Usai kuliah umum, kegiatan dilanjutkan dengan talkshow yang menghadirkan Prof. Heri Yanto, M.B.A., Ph.D., Jessica Pratiwi dari JP Morgan, Ivan Cokro Saputra dari PT Gunanu­sa Eramandiri Tbk, serta Stefanus Indrayana dari PT Indofood Sukses Makmur Tbk. Talkshow tersebut dimoderatori Sandy Arief, S.Pd., M.Sc., Ph.D., CPA (Aust.).

Kegiatan turut dihadiri Rektor UNNES Prof. Dr. S. Martono, M.Si., jajaran Dewan Penyantun, Ketua Majelis Wali Amanat (MWA), Penasehat dan Ketua Dewan Penyantun Pendidikan, serta sivitas akademika UNNES.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement