BERITASEMARANG.ID — Pemerintah Kota Semarang terus memperkuat sinergi kebudayaan dengan Prancis melalui kolaborasi seni, pertukaran sastra, dan sinema.
Langkah ini ditandai dengan kesiapan Kota Semarang menggelar pemutaran film pendek Prancis pada 23 Oktober mendatang, hingga rencana peluncuran festival literasi bertaraf internasional tahun depan.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, menyampaikan bahwa kolaborasi ini dirancang untuk membuka ruang perjumpaan bagi para penulis, seniman, komunitas, hingga pelaku industri penerbitan.
Selain memperluas pertukaran gagasan, agenda ini diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi kreatif lokal.
”Kami berharap Kedutaan Besar Prancis dapat berpartisipasi dalam festival literasi tahun depan. Melalui ruang seperti Residensi Silang Rimbaud, seniman dan penulis kedua negara bisa saling menginspirasi,” ujar Agustina dalam peresmian gedung baru Alliance Française Semarang di Lamper, Kamis (8/10).
Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone, turut mengapresiasi dukungan Pemkot Semarang. Ia menegaskan peran penting Alliance Française sebagai jembatan utama pertukaran budaya, pendidikan, serta mobilitas pelajar antara Semarang dan Prancis.

Komentar