BERITASEMARANG.ID – Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng mendorong penguatan ekosistem perfilman melalui Lawang Sewu Short Film Festival (LOFF) 2026. Festival ini diharapkan menjadi ruang bagi sineas muda untuk mengembangkan kreativitas dan membuka peluang produksi film.
Hal itu disampaikan Agustina saat malam penganugerahan LOFF 2026 di Gedung Ki Narto Sabdo, Taman Budaya Raden Saleh, Jumat (23/10). Menurutnya, Semarang memiliki kekayaan sejarah, budaya, dan kehidupan masyarakat yang dapat menjadi sumber inspirasi bagi karya film.
Ketua Komite LOFF, Samuel Watimena, menyebut kompetisi tahun ini diikuti 167 film pendek dari berbagai daerah, dengan 20 karya terpilih. Festival juga menghadirkan lokakarya, pemutaran film, serta Film Fund yang menerima 31 proposal ide cerita.
Dukungan produksi senilai Rp50 juta diberikan kepada SEGI Film untuk karya Pedas Level Up. Agustina juga berencana menjajaki pembiayaan kreatif guna membuka peluang produksi bagi proposal film lainnya.
Dalam malam penghargaan tersebut, Sri Rejeki meraih Film Pendek Terbaik kategori pelajar, Curhatan Revi Siterusah kategori mahasiswa, dan Throughout These Cages kategori umum. LOFF diharapkan terus berlanjut dan memperkuat posisi Semarang sebagai kota sinema.

Komentar