Jateng

PLN Berikan Edukasi, Agar Masyarakat Aman Dekat Jaringan Tegangan Tinggi

SEMARANG – PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT) menggelar Media Briefing bertema edukasi keselamatan bertajuk “Hidup Aman di Bawah Jaringan Tegangan Tinggi dan Tegangan Ekstra Tinggi”. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai keamanan tinggal dan beraktivitas di sekitar jalur saluran udara tegangan tinggi (SUTT) dan saluran udara tegangan ekstra tinggi (SUTET).

General Manager PLN UIP JBT, Widya Anggoro Putro menjelaskan kegiatan yang dihadiri 19 media lokal tersebut dilakukan untuk menjawab kekhawatiran masyarakat mengenai isu kesehatan maupun risiko lain di sekitar jaringan transmisi listrik.

” Kami menyadari adanya kekhawatiran masyarakat yang tinggal atau beraktivitas di bawah jaringan SUTT maupun SUTET. Oleh karena itu, melalui sosialisasi ini kami berupaya dan berharap dapat memberikan pemahaman dan rasa aman bagi masyarakat untuk tinggal dan beraktivitas di bawah jaringan SUTT atau SUTET,” katanya, Jumat (28/11/2025).

Anggoro menambahkan, masyarakat perlu memahami aturan ruang bebas dan jarak aman yang telah diatur pemerintah.

” Ruang bebas adalah area yang tidak boleh terdapat aktivitas maupun pembangunan yang berpotensi menyentuh jaringan, sementara jarak aman merupakan area yang tetap boleh digunakan masyarakat untuk beraktivitas,” katanya.

Program ‘Satu OPD Satu Desa Dampingan’ Pemprov Jateng Sukses Tekan Angka Kemiskinan, Kades Kediri Beri Apresiasi

Narasumber lain, Jul Hendro, Dokter Puskesmas Banyuputih, memaparkan isu kesehatan yang sering dikaitkan dengan keberadaan jaringan tegangan tinggi.Ia menegaskan medan listrik dan medan magnet termasuk kategori radiasi non-pengion yang relatif tidak berbahaya.

“Kita tidak perlu khawatir untuk tinggal di sekitar SUTT maupun SUTET. Yang utama adalah terus menerapkan pola hidup sehat. Sampai saat ini belum ada riset kesehatan yang membuktikan jika SUTT/SUTET memiliki dampak pada kesehatan tubuh kita,” kata Jul.

Sementara, Pelaksana Harian Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi PLN UIP JBT, Heryana Rinaldi Hidayat, serta Manager PLN UPP JBT 4, Ainanto Nindyo, juga memberikan pemaparan terkait ruang bebas, jarak aman, serta penelitian yang membuktikan aktivitas di bawah jaringan tetap aman.

“Kami menyoroti masih banyak isu khususnya kesehatan dan keselamatan saat berada di dekat tower SUTT atau SUTET. Melalui kegiatan ini kami ingin menumbuhkan rasa aman dan percaya diri warga, bahwa keberadaan tower SUTT maupun SUTET tidak berbahaya. Justru keberadaannya penting untuk menjaga pasokan listrik yang andal bagi masyarakat,” ujar Ainanto.

Sebelumnya, sosialisasi serupa telah digelar bagi warga di dua desa di Kabupaten Batang menggunakan pendekatan komunikasi dua bahasa agar lebih mudah dipahami masyarakat.

​Kemenag Kanwil Jateng Gelar Sakinah Walk di Semarang, Ajak Masyarakat Jaga Ketahanan Keluarga Jelang Ramadhan  

“Pada prinsipnya PLN terus memberikan pelayanan terbaik dan itu akan menjadi komitmen kami, dengan ini besar harapan kami kepada rekan rekan media membantu memberikan informasi kepada masyarakat yang lebih luas bahwa hidup dan beraktivitas dibawah SUTT/SUTET itu aman selama mengikuti aturan yang berlaku,” tandasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement