Jateng Serambi Islam

​Kemenag Kanwil Jateng Gelar Sakinah Walk di Semarang, Ajak Masyarakat Jaga Ketahanan Keluarga Jelang Ramadhan  

BERITASEMARANG.ID – Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI menggelar kampanye bertajuk “Gas Nikah” lewat kegiatan Sakinah Walk yang berlangsung meriah di Taman Indonesia Kaya, Semarang, Minggu (15/2).

​Acara ini bertujuan untuk mengampanyekan pentingnya menjaga ketahanan keluarga sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari, terlebih menjelang datangnya bulan suci Ramadan.

​Ramadan Sebagai Momen Kekuatan Keluarga

​Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag RI, Abu Rochmad, menyampaikan bahwa pemilihan waktu kegiatan ini sangat krusial. Menurutnya, Ramadan bukan sekadar bulan ibadah ritual, tetapi juga momen emas bagi penguatan hubungan keluarga.

​”Ramadan itu bulan suci, bulan penuh berkah, bulan sabar, dan bulan Al-Qur’an. Namun yang tidak kalah penting, Ramadan adalah bulan keluarga,” ujar Abu Rochmad di lokasi acara.

Satu-satunya di Indonesia, KPK Tunjuk Pemprov Jateng Jadi Pilot Project Perizinan Tambang MBLB

​Ia menambahkan bahwa selama Ramadan, intensitas pertemuan anggota keluarga akan meningkat secara alami. Dimulai dari momen sahur bersama, berbuka puasa, hingga pelaksanaan salat tarawih berjamaah. Momen-momen inilah yang harus dimanfaatkan untuk mempererat ikatan batin antar anggota keluarga.

​Edukasi dan Penurunan Angka Pernikahan

​Selain jalan sehat (Sakinah Walk), kampanye “Gas Nikah” juga menyoroti fluktuasi data pernikahan di Indonesia. Abu Rochmad memaparkan adanya dinamika angka pernikahan yang perlu menjadi perhatian bersama, termasuk peran penyuluh agama dan pondok pesantren dalam membimbing masyarakat.

​Beberapa poin penting yang ditekankan dalam kegiatan ini antara lain:

​Edukasi Pra-Nikah: Pentingnya kesiapan mental dan agama sebelum membangun rumah tangga.

Antisipasi Lonjakan Libur Hijriyah, Pertamina Jamin Pasokan LPG 3 Kg di Jateng dan DIY Aman

​Stabilitas Keluarga: Menjaga keharmonisan agar tidak mudah terpengaruh faktor-faktor yang merusak pondasi pernikahan.

​Peran Tokoh Agama: Melibatkan tutor Urusan Agama Islam dan lingkungan pesantren untuk memberikan pendampingan yang lebih masif.

​”Kita ingin mengedukasi masyarakat betapa pentingnya kita semua menjaga agama dan menjaga keluarga. Jika keluarga stabil, bangsa pun akan kuat,” tutupnya.

​Acara Sakinah Walk ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai elemen masyarakat, menjadikannya ruang diskusi yang cair antara pemerintah dan warga terkait isu-isu keluarga dan keagamaan. Dan bagi peserta yang beruntung akan mendapatkan doorprize yang menarik.

Pakai Teknologi Alibaba, Gubernur Jateng Jamin PPDB 2026 Bebas Jaringan Drop dan ‘Titip-Titipan’

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement