Ekonomi Jateng

Investasi Tembus Rp48,54 Triliun di Tengah Gejolak Global  

BERITASEMARANG.ID – Kinerja investasi di Jawa Tengah terus menunjukkan tren positif. Pada semester I 2026, Provinsi Jawa Tengah berhasil membukukan realisasi investasi sebesar Rp48,54 triliun. Capaian ini menyerap 213.217 tenaga kerja melalui 55.989 proyek.

​Kepala DPMPTSP Jawa Tengah, Sakina Rosellasari, menyampaikan bahwa realisasi pada triwulan II (April–Juni) mencapai Rp25,53 triliun, naik 10,88 persen dibandingkan triwulan I yang mencatatkan Rp23,02 triliun.

​”Di tengah kondisi geopolitik global yang dinamis, investasi Jawa Tengah tetap tumbuh. Capaian semester pertama ini sudah memenuhi 48,99 persen dari target tahun 2026 yang sebesar Rp99,09 triliun,” ujar Sakina, Rabu (29/7).

​Penanaman Modal Asing (PMA) menyumbang porsi terbesar yakni Rp25,92 triliun (53,40%), dipimpin oleh investor asal Hong Kong (Rp7,67 triliun) dan Singapura (Rp6,19 triliun). Sementara itu, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) berkontribusi sebesar Rp22,62 triliun (46,60%).

​Dari sisi wilayah, Kota Semarang menjadi penampung realisasi investasi tertinggi sebesar Rp6,57 triliun sekaligus menyerap tenaga kerja terbanyak (33.900 orang). Sektor manufaktur—seperti industri barang dari kulit/alas kaki serta karet dan plastik—masih mendominasi arus modal ke Jateng.

Tim PkM USM Beri Pelatihan Dasar Pemrograman Mikrokontroler di SMAN 4 Semarang

​Guna menjaga momentum ini, Pemprov Jawa Tengah terus menggenjot pengembangan kawasan industri baru di berbagai daerah, termasuk Rembang, Kendal, Demak, hingga Cilacap, untuk mempermudah masuknya investor di masa mendatang.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement