BERITASEMARANG.ID – Kabar gembira datang bagi calon jamaah haji asal Jawa Tengah. Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Tengah, H. Fitriyanto, S.Ag., M.Pd.I, mengonfirmasi, bahwa capaian pelunasan biaya haji di wilayahnya telah melampaui target yang ditetapkan, yakni mencapai 102 persen.
Hingga saat ini, tercatat sebanyak 34.522 orang telah melakukan proses administrasi, melebihi kuota awal jamaah yang berada di angka 33.844 orang. Kelebihan ini dipastikan sebagai kuota cadangan yang siap mengisi slot keberangkatan.
Rincian Total Kuota Jawa Tengah
Dalam penjelasannya melalui sambungan telepon kepada beritasemarang.id, Jum’at (9/1), Fitriyanto merinci komposisi total jamaah yang akan diberangkatkan dari Jawa Tengah sebagai berikut:

Dispensasi Khusus Bagi Wilayah Terdampak Bencana
Menanggapi isu dispensasi bagi daerah yang terkena bencana, Fitriyanto menjelaskan bahwa pemerintah telah memberikan kelonggaran berupa perpanjangan waktu pelunasan.
”Untuk jamaah yang berada di daerah bencana, masa pelunasan sudah diperpanjang. Alhamdulillah, responnya baik dan prosesnya berjalan bagus,” ungkapnya.
Pesan Penting: Haji Adalah Ibadah Fisik
Pasca pelunasan, jamaah kini memasuki fase persiapan manasik. Fitriyanto mengimbau agar para tamu Allah tidak hanya bergantung pada manasik formal dari pemerintah, tetapi juga aktif memperdalam ilmu di Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) atau Majelis Taklim.
Namun, yang paling ditekankan oleh Kakanwil adalah kesiapan fisik. Beliau menyarankan jamaah untuk mulai melakukan latihan fisik rutin setiap hari.
”Inti perjalanan ibadah haji adalah ibadah fisik. Saya sarankan mulai latihan jalan kaki, mungkin hari ini satu kilometer, besok ditambah menjadi satu setengah atau dua kilometer. Pola makan dan pola tidur juga harus dijaga ketat agar saat berangkat nanti ilmu dapat, kesehatan pun terjaga,” pesan Fitriyanto.
Harapan untuk Jamaah
Menutup keterangannya, beliau berharap seluruh dokumen keberangkatan bisa selesai tepat waktu tanpa kendala. Ia juga berpesan agar jamaah mulai mempersiapkan keluarga yang akan ditinggalkan.
”Harapan terbaik kami, jamaah sehat, keluarga yang ditinggalkan di rumah pun dalam keadaan baik. Semuanya harus saling mendoakan agar ibadah haji ini bisa terlaksana dengan sempurna,” pungkasnya.

Komentar