Serambi Islam Jateng

Standar Baru Layanan Haji: 50 Pembimbing “Tamu Allah” Rampungkan Sertifikasi 7 Hari

​BERITASEMARANG.ID – Kualitas pendampingan ibadah ke Tanah Suci dipastikan bakal naik kelas. Kanwil Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi Jawa Tengah baru saja menyulap 50 orang terpilih menjadi pembimbing haji bersertifikat melalui pelatihan intensif selama satu pekan penuh.

​Bukan sekadar formalitas, sertifikasi ini bertujuan mencetak pembimbing yang tidak hanya “alim” secara teori fikih, tapi juga “tangguh” dalam manajemen lapangan yang kian kompleks.

​Seleksi Ketat: Kualitas di Atas Segalanya

​Kepala Kanwil Kemenhaj Provinsi Jateng, H. Fitriyanto, S.Ag, M.Pd.i, menegaskan bahwa sertifikat kompetensi ini tidak didapatkan dengan cuma-cuma. Dari 50 peserta yang berjuang, tidak semuanya melenggang mulus:

​48 Peserta dinyatakan Lulus Murni.
​2 Peserta dinyatakan Lulus Bersyarat. (wajib menjalani pendalaman materi tambahan).

Porprov XVII Jateng 2026 Resmi Ditutup, Kedu Raya Tuan Rumah Edisi Selanjutnya

​”Ini bukan sekadar bagi-bagi sertifikat. Ada standar kompetensi ketat. Kami ingin memastikan setiap pembimbing benar-benar menguasai ilmu pembimbingan secara utuh demi perlindungan jamaah,” tegas Fitriyanto.

​Kurikulum “Full Power”: Menyiapkan Fisik dan Mental

​Selama 7 hari, para peserta digembleng dengan materi yang memadukan kecerdasan spiritual dan ketangkasan lapangan. Tak tanggung-tanggung, para pemateri didatangkan langsung dari Dirjen PHU, Sekretaris Kemenhaj, pakar akademisi dari UIN Raden Mas Said Surakarta, dan praktisi Haji di Jawa Tengah.

​Aspek yang diperdalam meliputi:

Tim PkM USM Beri Pelatihan Pemanfaatan Simulasi Angsuran Anuitas Berbasis Excel

​Update Regulasi: Mengupas tuntas manajemen haji modern agar pembimbing tidak gagap aturan.

​Mitigasi Kesehatan: Strategi jitu menjaga kondisi jamaah di tengah cuaca ekstrem Arab Saudi.

​Simulasi Realistis: Praktik manasik yang dirancang menyerupai dinamika nyata di lapangan.

​Menjaga Marwah Pelayanan

​Langkah profesional ini diambil untuk memastikan bahwa setiap pembimbing yang mendampingi “Tamu Allah” adalah sosok yang kredibel dan profesional. Sesuai aturan, kegiatan sertifikasi ini wajib menggandeng institusi kompeten seperti Fakultas Dakwah yang memiliki Program Studi Manajemen Haji dan Umrah.

Dua Operator Alat Berat DLH Kota Semarang Diganjar Penghargaan atas Aksi di TPA Jatibarang

​Siap-Siap! Gelombang Berikutnya Segera Hadir

​Komitmen Kanwil Kemenhaj Jateng dalam meningkatkan kualitas layanan tidak berhenti di sini. Sertifikasi serupa akan kembali digelar pada akhir Januari 2026 mendatang, bekerja sama dengan UIN Walisongo Semarang. Ini adalah kesempatan emas bagi para calon pembimbing untuk membuktikan dedikasinya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement