Jateng Hiburan

Ulama dan Cendekiawan Muslim Deklarasikan Dukungan Perdamaian Dunia Jelang Konser Andrea Bocelli di Borobudur

BERITASEMARANG.ID – Sejumlah ulama, pengasuh pondok pesantren, dan cendekiawan Muslim Indonesia menggelar acara bincang santai sekaligus deklarasi persatuan dan perdamaian dunia di Janji Jiwa Coffee dan Kitchen, Magelang, Sabtu (31/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, membangun dialog antarumat, serta menyampaikan dukungan terhadap penyelenggaraan konser maestro dunia Andrea Bocelli di kawasan Candi Borobudur, Magelang.

Inisiator Qutub Global Indonesia, Gus Hery Haryanto Azumi, mengatakan pertemuan tersebut menjadi ruang untuk menyambungkan pemikiran dan hati di antara para ulama serta intelektual Muslim. Menurutnya, dialog dan persahabatan menjadi kunci dalam menjaga persatuan bangsa sekaligus memperkuat hubungan antarbangsa.

Ia juga mengajak masyarakat Indonesia untuk bangga terhadap warisan budaya nasional, khususnya Candi Borobudur yang menjadi salah satu kebanggaan Indonesia di mata dunia.

Sementara itu, Ketua Umum Syarikat Buruh Muslimin Indonesia, KH Abdullah Affas, menyampaikan dukungannya terhadap penyelenggaraan konser Andrea Bocelli di Borobudur. Ia berharap kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi Indonesia, khususnya dalam memperkenalkan perdamaian melalui seni dan kebudayaan.

Dua Operator Alat Berat DLH Kota Semarang Diganjar Penghargaan atas Aksi di TPA Jatibarang

Dalam kesempatan tersebut, Koordinator Para Alim Ulama, Pengasuh Pondok Pesantren, dan Cendekiawan Muslim Indonesia, M. Rofik Mualimin, membacakan deklarasi yang memuat empat poin penting.

Pertama, menyampaikan apresiasi kepada maestro Andrea Bocelli yang telah memilih Indonesia sebagai tuan rumah konser dalam rangkaian peringatan 30 tahun perjalanan kariernya. Momentum tersebut diharapkan mempererat persahabatan antarbangsa melalui seni, budaya, dan kemanusiaan.

Kedua, menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto atas dukungan dan izin penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Ketiga, mengajak seluruh elemen bangsa menjaga persatuan dan kesatuan, tidak mudah terprovokasi maupun diadu domba, serta menjadikan kepentingan bangsa di atas kepentingan golongan.

Keempat, menyerukan kepada seluruh pemimpin dunia untuk menghentikan peperangan dalam bentuk apa pun, mengedepankan dialog, melindungi warga sipil, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.

Sekda Jateng Tekankan Integritas, Penyusunan APBD 2027 Harus Taat Aturan  

Melalui deklarasi tersebut, para ulama dan cendekiawan Muslim berharap Indonesia dapat terus menjadi bagian dari upaya mewujudkan perdamaian dunia.

Deklarasi ditutup dengan pesan: “Bersatu untuk Indonesia, Berdamai untuk Dunia.”

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement