Otomotif

Pasca Banjir Mejobo, Yamaha Gelar Servis Gratis untuk Ringankan Beban Warga Kudus

BERITASEMARANG.ID – Curah hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Kudus pada awal Januari 2026 mengakibatkan sejumlah wilayah di Kecamatan Mejobo terendam banjir. Menanggapi kondisi tersebut, Yamaha bergerak cepat dengan menggelar aksi sosial berupa servis dan ganti oli gratis bagi sepeda motor warga yang terdampak.

​Ratusan Rumah Terdampak Luapan Sungai

​Berdasarkan data dari BPBD Kudus, banjir yang dipicu meluapnya enam sungai—termasuk Sungai Piji, Dawe, dan Logung—merendam setidaknya 870 rumah di wilayah Mejobo. Desa Mejobo menjadi wilayah terparah dengan 425 rumah terendam, disusul Desa Jojo, Golantepus, hingga Desa Kesambi.

​Kepala Pelaksana Harian BPBD Kudus, Eko Hari Djatmiko, menyebutkan ketinggian air bervariasi antara 5 hingga 40 sentimeter. Meski genangan di jalan mulai surut, dampak kerusakan pada harta benda warga, khususnya kendaraan bermotor, sangat dirasakan.

​Aksi servis gratis yang dipusatkan di Halaman Balai Desa Kesambi pada Sabtu (23/1/2026) ini disambut antusias oleh masyarakat. Kepala Desa Kesambi, Muhamad Masri, mengungkapkan bahwa sepeda motor adalah urat nadi transportasi warga yang sempat lumpuh akibat terendam air.

Jawa Tengah Juara 1 Penyaluran Kredit Perumahan Rp2,3 Triliun, Menteri PKP Puji Kepemimpinan Ahmad Luthfi

​”Dampak banjir ini menyeluruh. Selain perabot, sepeda motor warga banyak yang mogok karena terendam. Program servis gratis dan ganti oli dari Yamaha ini sangat meringankan beban kami. Terima kasih Yamaha,” ujar Muhamad.

​”Pertolongan Pertama” untuk Motor Terendam

​Dalam aksi ini, Yamaha menerjunkan tim teknis yang terdiri dari 3 mekanik dan 1 service advisor. Menariknya, layanan ini tidak terbatas pada satu merek saja, melainkan melayani berbagai tipe dan merek kendaraan milik warga.

​Bill Gunawan, Chief DDS 3 PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, menjelaskan bahwa fokus utama tim adalah memberikan “pertolongan pertama” agar motor yang mati total akibat kemasukan air bisa kembali menyala.

​Langkah penanganan yang dilakukan meliputi:

Tradisi Bodo Ketupat Dusun Juwono: Rawat Guyub lan Spiritualitas ing Tengah Geliat Kota Semarang

1. ​Pembersihan komponen mesin yang kemasukan air.

2. ​Pengurasan tangki bahan bakar.

3. ​Penggantian oli mesin secara gratis untuk membuang endapan lumpur.

​”Kami melihat banyak motor, terutama jenis matic, yang bahkan lampu depannya masih menyisa air dan joknya penuh lumpur pekat. Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan motor warga bisa dihidupkan kembali agar aktivitas mereka tidak terganggu,” papar Bill.

​Imbauan untuk Penanganan Lanjutan

Semarang “Panen” Event Olahraga Nasional Sepanjang April 2026, Cek Jadwal Lengkapnya

​Meski motor sudah berhasil dihidupkan, pihak Yamaha tetap menyarankan warga untuk segera membawa kendaraannya ke bengkel resmi guna pengecekan lebih mendalam.

​”Setelah motor bisa digunakan, kami sarankan tetap dibawa ke bengkel resmi untuk penanganan komprehensif. Ada kemungkinan beberapa komponen harus diganti total akibat dampak jangka panjang rendaman air dan lumpur,” pungkas Paul, perwakilan tim teknis di lokasi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement