Jateng

Kinerja Trans Jateng Kian Moncer, Dishub Beri Penghargaan Petugas Terbaik

BERITASEMARANG.ID – Performa moda transportasi publik milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Trans Jateng, menunjukkan tren positif di bawah kepemimpinan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin Maimoen. Mencatatkan load factor penumpang hingga lebih dari 110 persen, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah pun memberikan apresiasi khusus bagi para petugas yang menjadi garda terdepan pelayanan.

​Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jateng, Arief Djatmiko, menyerahkan langsung penghargaan kepada 33 kru Trans Jateng dengan predikat terbaik di Aula Dishub Jateng, akhir pekan lalu. Evaluasi dan penghargaan ini mencakup berbagai kategori, mulai dari petugas administrasi, timer, pengawas perjalanan (PPA), hingga pramujasa.

​Dongkrak Transaksi Nontunai

​Arief Djatmiko, yang akrab disapa Miko, mengungkapkan bahwa salah satu indikator keberhasilan Trans Jateng adalah meningkatnya kesadaran masyarakat menggunakan metode pembayaran nontunai (cashless).

​”Pelayanan berkualitas adalah elemen penting untuk membangun kepercayaan publik. Melalui evaluasi ini, kami terus berbenah dan menghadirkan inovasi, termasuk mendorong efisiensi lewat transaksi nontunai,” ujar Miko, Jumat (6/2/2026).

​Data menunjukkan, penggunaan kanal cashless pada 2025 meningkat menjadi 8,72 persen, didominasi oleh penggunaan QRIS (5,98%), metode tapping (2,41%), dan aplikasi Si Anteng (0,34%). Dari sisi pengguna, penumpang umum masih menjadi mayoritas pengguna nontunai sebesar 62,06 persen, disusul pelajar (23,68%) dan buruh (7,28%).

Jelang Ramadan, Pertamina Guyur Tambahan Satu Juta Lebih Tabung LPG 3 Kg di Jateng dan DIY

​Capaian Penumpang Fantastis

​Sejak diluncurkan pada 2017 hingga 2025, total penumpang Trans Jateng telah menembus angka 45.542.727 orang. Khusus sepanjang tahun 2025 saja, jumlah penumpang mencapai 10.240.745 orang.

​Lonjakan ini tidak lepas dari kebijakan strategis Gubernur Ahmad Luthfi yang menetapkan tarif khusus sebesar Rp1.000 bagi buruh, pelajar, dan veteran. Kebijakan ini dinilai efektif meringankan beban ekonomi sekaligus meningkatkan mobilitas warga.

Statistik Trans Jateng 2025:

  • Total Penumpang: 10,24 Juta orang.
  • Load Factor: > 110%.
  • Layanan Edutrip: 11.409 perjalanan pelajar.
  • Tenaga Kerja: 566 petugas (41,70% dari keluarga prasejahtera).

​Pemberdayaan Keluarga Prasejahtera

​Selain aspek transportasi, Trans Jateng juga mengemban misi sosial. Dari total 566 petugas yang tersebar di tujuh koridor, sebanyak 41,70 persen di antaranya direkrut dari keluarga prasejahtera. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan melalui penyediaan lapangan kerja.

​”Kami berharap apresiasi ini menjadi penyemangat bagi seluruh awak untuk terus memberikan layanan yang ramah, aman, dan nyaman. Trans Jateng harus tetap tumbuh sebagai layanan publik yang unggul dan profesional,” pungkas Miko.

Sempat Terendam Banjir, Jalur KA Gubug-Karangjati, Selasa Sore Bisa Dilewati Kecepatan Terbatas

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement