BERITASEMARANG.ID – Pemerintah Kota Semarang bergerak cepat dalam menangani dampak cuaca ekstrem yang melanda wilayahnya. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, turun langsung meninjau rumah warga yang rusak akibat terjangan angin puting beliung di RT 07 RW 12, Kelurahan Gisikdrono, Kecamatan Semarang Barat.
Bencana yang terjadi belum lama ini dipicu oleh hujan berintensitas tinggi disertai angin kencang. Akibatnya, sejumlah rumah warga mengalami kerusakan serius pada bagian atap hingga sebagian material bangunan roboh.
Respons Cepat Pemerintah Kota
Agustina menegaskan bahwa jajaran Pemkot Semarang langsung bersiaga begitu menerima laporan dari warga. Koordinasi lintas sektor antara kecamatan, kelurahan, BPBD, hingga dinas terkait dilakukan bahkan sejak malam kejadian.
”Malam itu juga jajaran langsung turun ke lokasi untuk melakukan asesmen dan penanganan awal. Kami pastikan warga yang terdampak mendapat bantuan sesuai ketentuan,” ujar Agustina saat meninjau lokasi terdampak.
Data Kerusakan dan Penyaluran Bantuan
Berdasarkan pendataan sementara, dampak kerusakan meliputi:
- Atap rumah terlepas (rusak ringan hingga sedang).
- Kerusakan pada struktur bangunan yang terkena hantaman material.
- Tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden ini.
Sebagai langkah darurat, Pemkot Semarang telah mendistribusikan:
- Bantuan logistik darurat untuk kebutuhan pokok warga.
- Distribusi terpal guna melindungi bagian dalam rumah dari potensi hujan susulan.
- Proses administrasi rehab rumah agar perbaikan permanen bisa segera dilaksanakan.
Imbauan Menghadapi Cuaca Ekstrem
Mengingat potensi bencana hidrometeorologi yang masih mengintai, Wali Kota Agustina meminta masyarakat untuk lebih proaktif dalam melakukan mitigasi mandiri.
”Kita tidak bisa menghindari cuaca ekstrem, tetapi kita bisa meminimalkan dampaknya. Pastikan kondisi atap rumah aman, pangkas dahan pohon yang rawan tumbang, dan segera lapor ke perangkat wilayah jika ada potensi bahaya,” pungkasnya.
Pemerintah Kota Semarang berkomitmen untuk terus memperkuat ketahanan kota dan memastikan keselamatan warga tetap menjadi prioritas utama di tengah tantangan cuaca ekstrem.

Komentar