BERITASEMARANG.ID – Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia (UPGRIS) Semarang memanfaatkan momentum Nuzulul Quran 1447 H untuk memperkuat literasi Al-Qur’an dan kepedulian sosial. Bekerja sama dengan Pengurus PGRI Jawa Tengah, UPGRIS menyantuni 700 anak yatim dari 56 panti asuhan di Kota Semarang dan sekitarnya pada Rabu (4/3/2026).
Selain aksi sosial, acara yang berlangsung khidmat ini juga menghadirkan pemeran utama film Ketika Cinta Bertasbih, Ustaz Muhammad Cholidi Asadil Alam atau yang akrab disapa Azzam, sebagai narasumber utama untuk memberikan siraman rohani bagi civitas akademika.
Rektor UPGRIS, Dr. Sri Suciati, M.Hum, menekankan pentingnya keseimbangan antara akademik dan spiritual bagi mahasiswa. Menurutnya, di tengah padatnya jadwal perkuliahan, mahasiswa sangat memerlukan asupan rohani agar tetap memiliki energi positif.
”Mahasiswa tidak hanya terus-menerus belajar, tetapi juga harus mendapatkan siraman rohani. Kehadiran Ustaz Azzam diharapkan menjadi energi positif yang menular ke seluruh mahasiswa dan dosen agar mampu menjalankan ibadah puasa dengan maksimal,” tutur Dr. Sri Suciati.
UPGRIS juga konsisten menghidupkan tradisi Ramadan melalui sistem tadarus Al-Qur’an berkelompok. Program ini dirancang agar satu khataman Al-Qur’an (30 juz) dapat diselesaikan hanya dalam waktu satu minggu melalui pembagian tugas per juz kepada tiap anggota kelompok.
Ketua PGRI Jateng, Dr. Muhdi, M.Hum, menyoroti peningkatan jumlah penerima santunan tahun ini sebagai bentuk komitmen organisasi untuk selalu hadir bagi masyarakat di setiap bulan suci.
Selain memberikan bantuan materiil, Dr. Muhdi juga memberikan motivasi pendidikan bagi anak-anak yatim piatu yang hadir.
- Motivasi Belajar: Mendorong anak-anak panti asuhan untuk tetap semangat mengejar cita-cita.
- Akses Pendidikan: Membuka peluang kuliah di UPGRIS melalui berbagai skema beasiswa yang tersedia.
”Mudah-mudahan anak-anak yatim piatu bisa terbantu dengan santunan hari ini. Kita ingin memotivasi mereka agar terus semangat belajar dan mau melanjutkan kuliah,” pungkasnya.

Komentar