Semarang Serambi Islam

Ahmad Zainuddin Maknai MTQ XXXI sebagai Wadah Belajar

BERITASEMARANG.ID  — Gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI di Kota Semarang menjadi panggung inspiratif bagi para qari dan qariah disabilitas netra. Bertempat di Studio Catwalk BBPVP Kemenaker Semarang, Minggu (13/9), sebanyak 40 peserta dari 37 provinsi mulai bertanding di babak penyisihan cabang Tilawah Disabilitas Netra.

​Salah satu peserta tuan rumah asal Pedurungan, Kota Semarang, Ahmad Zainuddin, tampil memukau saat melantunkan Surat Ali Imran ayat 189 di hadapan sembilan dewan hakim. Berbeda dengan peserta pada umumnya, peraih juara dua MTQ Jawa Tengah ini mengaku tak berambisi memburu gelar juara meski telah bersiap selama satu tahun.

​”Niat saya bukan cari juara, melainkan mempelajari tilawah Al-Qur’an lebih dalam. Berkumpul dengan sesama ahlul Qur’an saja sudah menjadi nikmat yang sangat luar biasa,” tutur Zainuddin.

​Perjalanan Zainuddin mendalami kalam ilahi bermula sejak usia 16 tahun di Ponpes Al Khairat, Jepara. Sempat frustrasi saat awal menghafal, motivasinya bangkit usai mendapat teguran berharga dari seseorang yang mengingatkannya untuk memaksimalkan fungsi telinga, pikiran, dan hati pemberian Tuhan.

​Sementara itu, persaingan di Majelis 3 ini berlangsung ketat. Peserta lain seperti Siti Nurjanah asal Kalimantan Timur bahkan berlatih dua kali sehari selama sembilan bulan demi mengincar posisi puncak.

Menag Nasaruddin Umar: Lantunan Ayat Suci Pemersatu Bangsa  

​PIC Majelis 3, Mohammad Asyiq, menjelaskan bahwa para peserta baru menerima materi maqra dan urutan tampil satu jam sebelum naik panggung. Babak penyisihan cabang ini akan berlangsung hingga Kamis, sebelum ditutup dengan babak final pada Jumat mendatang.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement