BERITASEMARANG.ID – PT Pegadaian (Persero) Kanwil XI Semarang bergerak masif dalam mendukung perluasan literasi keuangan nasional di kalangan generasi muda. Merujuk pada amanat Surat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor: S-882/EP.01/2025 terkait Strategi GENCARKAN (Gerakan Nasional Cerdas Keuangan) Tahun 2026, Pegadaian melalui Cabang Bantul menggelar aksi nyata edukasi keuangan di SMA Negeri 1 Pajangan, Bantul, Rabu (15/7/2026).
Langkah ini diambil sebagai strategi akselerasi untuk memperkecil gap antara indeks literasi dan inklusi keuangan, sekaligus membentengi para pelajar dari ancaman kejahatan finansial digital yang kian marak.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kanwil XI Semarang, M. Aries Aviani, yang diwakili oleh Pemimpin Cabang Bantul, Setyo Purnomo, menyampaikan bahwa pemilihan segmen pelajar di wilayah Bantul merupakan langkah strategis untuk menciptakan ekosistem masyarakat daerah yang well-literate terhadap pengelolaan keuangan.
”Mengacu pada arah strategis OJK untuk program GENCARKAN di tahun 2026, fokus kita tidak lagi sekadar memperkenalkan produk, melainkan membangun financial capability yang berkelanjutan,” ujar Setyo.
Setyo menambahkan, melalui jaringan Pegadaian yang tersebar di wilayah Jawa Tengah dan DIY, pihaknya berkomitmen hadir langsung ke sekolah-sekolah. “Kami hadir di SMAN 1 Pajangan untuk menanamkan budaya menabung, cerdas membedakan kebutuhan dan keinginan, serta mengenalkan investasi yang aman melalui produk emas,” imbuhnya.
Dalam sosialisasi yang diikuti oleh ratusan siswa dan guru tersebut, tim Pegadaian Cabang Bantul memberikan materi interaktif mengenai perencanaan keuangan masa depan. Para siswa diajarkan pentingnya mempersiapkan dana darurat dan investasi jangka panjang rendah risiko, seperti Tabungan Emas Pegadaian yang kini dapat diakses secara digital melalui aplikasi TRing.
Tidak hanya soal investasi, sejalan dengan fokus perlindungan konsumen OJK 2026, para pelajar juga dibekali pemahaman tentang bahaya laten:
- Judi online (judol) yang marak di gawai remaja.
- Pinjaman online (pinjol) ilegal yang menjebak.
- Berbagai modus penipuan berbasis digital (cyber crime) yang kerap mengincar generasi muda.
Kepala Sekolah SMAN 1 Pajangan, Siti Mahmudatul Banat, S.Sos., M.Pd., menyambut hangat inisiatif ini dan berharap sinergi dengan Pegadaian dapat terus berjalan konsisten.
”Pengetahuan keuangan dasar seperti ini sangat krusial bagi siswa kami agar mereka tidak terjebak pada gaya hidup konsumtif dan paham bagaimana mengelola uang dengan benar sejak bangku sekolah,” ungkap Siti.
Antusiasme juga datang dari salah satu siswa kelas XI, Rangga. Ia mengaku edukasi ini membuka pandangannya bahwa investasi ternyata sangat inklusif dan mudah.
”Dulu saya pikir investasi itu cuma buat orang dewasa yang uangnya banyak. Ternyata lewat Tabungan Emas Pegadaian, kita yang masih sekolah bisa mulai investasi pakai sisa uang jajan dari Rp10.000 saja. Caranya juga gampang lewat aplikasi,” tutur Rangga dengan semangat.
Melalui komitmen pelaksanaan program GENCARKAN yang mengacu pada cetak biru OJK ini, PT Pegadaian (Persero) Kanwil XI Semarang berharap dapat berkontribusi signifikan terhadap pencapaian target inklusi keuangan nasional, sekaligus mencetak generasi emas Indonesia yang cerdas finansial.

Komentar