Jateng Serambi Islam

Berkah Hafalan, Pemprov Jateng Salurkan Bisyarah Santri Tanpa Proposal  

BERITASEMARANG.ID – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam mengapresiasi para penghafal Al-Qur’an. Pemprov Jateng memastikan penyaluran bantuan tali asih atau bisyarah bagi hafiz dan hafizah yang telah diwisuda kini dilakukan secara langsung tanpa perlu mengajukan proposal.

​Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menegaskan bahwa pemangkasan birokrasi ini bertujuan agar bentuk apresiasi dari pemerintah bisa segera dirasakan oleh para santri.

Hal itu disampaikannya saat menyerahkan bisyarah secara simbolis kepada empat hafizah dalam acara Peringatan Maulidurrosul SAW dan Khotmil Qur’an di Pondok Pesantren Tasyri’iyyah Alawiyah, Wonosalam, Kabupaten Demak, Kamis (10/9).

​”Kalau ada yang khatam Al-Qur’an dan diwisuda, kami dari pemerintah langsung memberikan bisyarah kepada para hafiz dan hafizah. Ini langsung, jadi tidak perlu ada proposal,” ujar Taj Yasin.

​Kendati demikian, Taj Yasin mengingatkan bahwa momen wisuda bukanlah akhir dari perjuangan. Ia menekankan bahwa kelulusan tersebut justru menjadi langkah awal bagi para santri untuk terus menjaga hafalan serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Agustina Ingin Alun-Alun Kauman Jadi Pusat Budaya dan Penggerak Ekonomi Warga

​Program tali asih ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemprov Jateng untuk memberikan perhatian khusus kepada masyarakat yang menempuh pendidikan dan berhasil menuntaskan hafalan kitab suci.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement