BERITASEMARANG.ID – Universitas Semarang (USM) diharapkan tidak hanya fokus pada kecerdasan akademis semata, melainkan juga pada kekuatan integritas dan moralitas. Hal tersebut ditegaskan oleh Dewan Penyantun Yayasan Alumni Undip, Prof. Dr. Moh. Mahfud MD, S.H., S.U., dalam Upacara Dies Natalis Ke-39 USM yang digelar di Auditorium Ir. Widjatmoko, Jl. Soekarno-Hatta, Tlogosari, Semarang, pada Selasa (23/6/2026).
Dalam orasinya, mantan Menko Polhukam tersebut mengingatkan kembali esensi dasar pendirian USM oleh para tokoh bangsa terdahulu, yakni untuk mencerdaskan kehidupan bangsa melalui keseimbangan antara otak dan watak.
”Jadi yang dipentingkan di pendidikan itu adalah pendidikan otak dan pemuliaan watak,” ujar Mahfud MD.
Meskipun mengapresiasi kemajuan signifikan dalam dunia pendidikan tinggi di Indonesia—yang kini telah mencetak lebih dari 18 juta lulusan sarjana serta mendorong kemajuan ekonomi—Mahfud memberikan catatan kritis terkait kondisi moralitas bangsa saat ini.
Menurutnya, kemajuan intelektual harus berbanding lurus dengan peningkatan indeks persepsi korupsi dan kualitas demokrasi yang saat ini dinilai masih landai.
”Pendidikan watak mungkin akan terlihat berhasil manakala angka korupsi, kesewenang-wenangan, dan pelanggaran atas hak-hak masyarakat itu berkurang. Dan itu akan menjadi tanda keberhasilan perguruan tinggi,” tegasnya.
Mahfud menjabarkan bahwa cita-cita para pendiri USM—seperti Prof. Sudarto SH, Prof. Dr. Muladi SH, Prof. Dr. Muljono, Ir. Widjatmoko, Ir. Soeharsojo, dan Prof. Ir. Joetata Hadihardaja—sangat selaras dengan amanat Pasal 31 Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Pendidikan harus diselenggarakan untuk meningkatkan keimanan serta memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan tetap menjunjung tinggi nilai agama dan persatuan.
Oleh karena itu, ia mengajak seluruh civitas akademika untuk terus mengembangkan USM demi memberi andil nyata bagi masa depan Indonesia.
Acara Dies Natalis Ke-39 USM ini berlangsung khidmat dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting di bidang pendidikan. Di antaranya:
- Prof. Dr. Ir. Aisyah Endah Palupi, M.Pd (Ketua LLDikti Wilayah VI Jateng)
- Prof. Sudharto P. Hadi, MES, Ph.D (Ketua Pembina Yayasan Alumni Undip)
- Prof. Dr. Ir. Kesi Widjajanti, SE, MM (Ketua Pengurus Yayasan Alumni Undip)
- Dr. Supari, ST, MT (Rektor USM)
- Prof. Dr. Yos Johan Utama, S.H., M.Hum. (Mantan Rektor Undip)
Dengan bertambahnya usia yang ke-39, USM didorong untuk terus menjadi garda terdepan dalam melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral yang kokoh bagi kemajuan bangsa.

Komentar