Pendidikan Semarang

Dies Natalis UPGRIS: Ratusan Mahasiswa dan Guru Bedah The Art of Storytelling  

BERITASEMARANG.ID – Menandai rangkaian Dies Natalis ke-45, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia (UPGRIS) menggelar seminar dan interactive talkshow bertajuk “The Art of Storytelling: Mengubah Gagasan Menjadi Dampak, Memberi Warna di Era Digital” di Gedung Pertemuan (GP) UPGRIS, Rabu (15/7). Acara ini menghadirkan kreator konten edukatif nasional, Fery Irwandi, dan dihadiri oleh ratusan mahasiswa, dosen, serta praktisi pendidikan se-Kota Semarang.

​Rektor UPGRIS, Dr. Sapto Budoyo, S.H., M.H., menegaskan pentingnya keterampilan berkomunikasi di era digital yang serbacepat. Menurutnya, gagasan hebat tidak akan berdampak tanpa penyampaian yang efektif.

​”Gagasan yang baik akan memiliki nilai lebih ketika mampu dikomunikasikan dengan cara yang menarik, relevan, dan bermakna bagi masyarakat. Kemampuan membangun narasi kuat adalah kompetensi penting abad ke-21,” ujar Sapto.

​Sementara itu, Fery Irwandi menyoroti bahwa di era kecerdasan buatan (AI) saat informasi sangat mudah melimpah, sentuhan manusia dalam merajut emosi lewat cerita menjadi pembeda utama. Ia menganalogikan substansi pesan sebagai bahan makanan, dan teknik bercerita sebagai cara memasaknya.

​”Sebagus apa pun substansi sebuah pesan, kalau tidak disampaikan dengan baik hasilnya tidak maksimal. Sebaliknya, kalau hanya pandai membungkus tetapi isinya lemah, juga tidak akan memberi dampak. Keduanya harus berjalan beriringan,” jelas Fery.

Wajah Baru Stasiun Tawang: Menjaga Sejarah, Memacu Ekonomi Semarang

​Melalui edukasi ini, UPGRIS berkomitmen untuk terus mencetak generasi muda yang tidak hanya kritis secara akademis, tetapi juga adaptif dan terampil menginspirasi masyarakat luas melalui komunikasi yang berdampak.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement