BERITASEMARANG.ID – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memperkuat ekosistem digitalisasi keuangan daerah. Melalui sinergi dengan Bank Indonesia, langkah ini diambil untuk menjamin transparansi serta efektivitas pengelolaan pendapatan dan belanja daerah di seluruh wilayah Jawa Tengah.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) yang digelar di Ballroom Gumaya Hotel, Rabu (11/2/2026).
Evaluasi dan Capaian ETPD
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, Nita Rachmenia, menjelaskan bahwa rapat koordinasi ini merupakan ajang evaluasi terhadap capaian TP2DD di 35 kabupaten/kota. Hasil evaluasi ini nantinya akan dibawa ke tingkat yang lebih tinggi dalam high level meeting bersama gubernur, bupati, dan wali kota se-Jateng.
Meskipun Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) sudah terimplementasi di seluruh kabupaten/kota, BI mencatat masih ada tantangan di sisi penggunaan oleh masyarakat.
”Secara infrastruktur, seluruh kanal digital sudah tersedia. Yang perlu terus didorong adalah partisipasi masyarakat, khususnya dalam pembayaran pajak maupun retribusi,” ungkap Nita.
Inovasi Layanan: Dari New Sakpole hingga SuperApp
Pemerintah Provinsi melalui Bapenda Jateng terus menelurkan inovasi untuk memudahkan warga. Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Pendapatan Bapenda Jateng, Chairunisa, memaparkan beberapa layanan unggulan yang sudah berjalan, di antaranya:
-. New Sakpole: Aplikasi layanan pajak kendaraan bermotor.
-. Samsat Budiman: Layanan berbasis masyarakat.
-. Samsat KDMP: Inovasi melalui Koperasi Desa Merah Putih.
Ke depan, Pemprov Jateng berencana melakukan rebranding New Sakpole dan mengintegrasikannya ke dalam SuperApp Jawa Tengah, yakni Jateng Ngopeni Nglakoni (JNN), agar layanan publik semakin ringkas dalam satu genggaman.
Transparansi Pengadaan Barang dan Jasa
Tak hanya dari sisi pendapatan, digitalisasi juga menyasar belanja daerah melalui platform pengadaan barang dan jasa yang terintegrasi dengan LKPP, seperti:
1. Blangkon Jateng
2. Tisera
3. Gratis Ongkir
4. Toko Ladang
Kerja keras kolektif ini membuahkan hasil nyata. Pada tahun 2025, Jawa Tengah berhasil menyabet penghargaan sebagai TP2DD Terbaik Peringkat Kedua Nasional. Prestasi ini menjadi suntikan semangat bagi pemerintah daerah untuk terus mematangkan ekosistem ekonomi digital di Jawa Tengah.

Komentar