BERITASEMARANG.ID – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang bersama TNI, PT KAI, dan Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Semarang menggelar join inspection untuk mematangkan rencana penerapan Early Warning System (EWS) pada perlintasan kereta api tanpa palang pintu, Senin (7/9).
Pemeriksaan lapangan menyasar tiga lokasi perlintasan sebidang, yaitu Jembawan, Bugen, dan Sukarela Tlogosari. Langkah ini dilakukan untuk mengecek kesiapan lokasi serta sarana pendukung sebelum sistem peringatan dini resmi difungsikan.
Kepala Seksi Angkutan Barang Perkeretaapian, Sungai dan Danau serta Udara Dishub Kota Semarang, Muhammad Farid, ST, menyebut koordinasi lintas instansi sangat krusial guna memastikan kelancaran penerapan teknologi tersebut demi menekan angka kecelakaan.
”Kami berharap EWS dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat. Namun, keselamatan tetap tanggung jawab bersama. Kami mengimbau warga untuk selalu berhenti, melihat, dan memastikan kondisi aman sebelum melintas,” ujar Farid.
Penerapan EWS ini menjadi langkah preventif Pemkot Semarang dan pemangku kepentingan dalam memperkuat keselamatan transportasi publik, khususnya di titik-titik rawan perlintasan sebidang.

Komentar