BERITASEMARANG.ID – Lapangan Pancasila Simpang Lima memutih oleh lautan manusia pada Minggu (9/8). Sebanyak 25 ribu warga dari berbagai elemen masyarakat tumpah ruah menarikan Tari Dug Dug Der Semarangan, hingga sukses memecahkan rekor Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia (LEPRID) sebagai ajang tari massal dengan peserta terbanyak.
Piagam penghargaan bernomor 1.037/LEPRID/VIII/2026 diserahkan langsung oleh Pendiri sekaligus Ketua Umum LEPRID, Paulus Pangka, kepada Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng. Namun, Agustina menegaskan bahwa piala dan penghargaan tersebut sejatinya milik seluruh elemen masyarakat yang telah menjaga kebersamaan.
”Rekor ini bukan tujuan akhir. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana masyarakat ikut memiliki dan mencintai budaya Kota Semarang,” ujar Agustina di sela-sela acara.
Tari Dug Dug Der Semarangan sendiri terinspirasi dari tradisi sejarah Dugderan yang kental dengan simbol akulturasi Warak Ngendog. Pergelaran budaya kolosal ini digelar sekaligus untuk menyongsong HUT ke-81 Kemerdekaan RI, menjadi bukti nyata bagaimana seni tradisi mampu menjadi perekat keberagaman warga dan pemikat generasi muda di ruang publik.
Agustina berharap momen ini tidak berhenti sebagai seremonial pencapaian rekor belaka, melainkan menjadi titik awal pemicu gerakan kebudayaan yang konsisten hingga ke tingkat sanggar, sekolah, dan kelurahan di seluruh penjuru Kota Semarang.

Komentar