BERITASEMARANG.ID – PT Honda Prospect Motor (HPM) memperluas jaringan layanan resminya di wilayah Indonesia Timur dengan meresmikan dua dealer baru di Sulawesi Selatan, yakni Honda Sanggar Laut Gowa dan Honda Sanggar Laut Malili, pada Kamis (23/7/2026).
Kedua dealer tersebut menjadi jaringan resmi Honda pertama yang hadir di Kabupaten Gowa dan Kabupaten Luwu Timur. Peresmian ini menambah deretan jaringan baru Honda menjadi total 12 dealer yang telah dibuka sepanjang tahun 2026 di berbagai wilayah, termasuk Kalimantan, Jawa Tengah, Bali, Papua, dan Sulawesi.
Saat ini, layanan purna jual dan penjualan Honda didukung oleh lebih dari 200 dealer resmi dengan jangkauan nasional mencapai 93% wilayah Indonesia. Kehadiran dealer baru di Gowa dan Malili bertujuan mendekatkan layanan penjualan, perawatan berkala, perbaikan kendaraan, serta penyediaan suku cadang resmi bagi konsumen daerah tanpa harus bepergian ke kota besar terdekat.
Fasilitas Layanan Baru
- Honda Sanggar Laut Gowa: Berlokasi di Jl. Poros Limbung, Kel. Tinggimae, Kec. Barombong, Kab. Gowa. Berdiri di atas lahan 3.330 m² dengan luas bangunan 2.890 m², dealer ini dilengkapi dengan fasilitas showroom, lounge, area parkir, ruang suku cadang, serta 6 bay service.
- Honda Sanggar Laut Malili: Berlokasi di Jl. Poros Tomoni – Malili, Kel. Ussu, Kec. Malili, Kab. Luwu Timur. Berdiri di atas lahan 1.260 m² dengan luas bangunan 650 m², dealer ini menyediakan fasilitas lounge, area parkir, ruang suku cadang, serta 2 bay service.
Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor, Yusak Billy, menegaskan pentingnya peran Sulawesi Selatan sebagai salah satu pusat pertumbuhan di Indonesia Timur.
”Kehadiran Honda Sanggar Laut Gowa dan Honda Sanggar Laut Malili menjadi bagian dari upaya Honda untuk membangun jaringan layanan yang semakin merata di Indonesia. Kami ingin memastikan konsumen di Gowa, Luwu Timur, dan sekitarnya dapat menikmati akses layanan Honda yang lebih mudah, dekat, dan terpercaya,” ujar Yusak Billy.
Ke depan, HPM berkomitmen untuk terus melanjutkan pengembangan jaringan purna jual secara merata sesuai dengan perkembangan kebutuhan mobilitas masyarakat di berbagai daerah di Indonesia.

Komentar