BERITASEMARANG.ID – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk aktif menjaga dan merawat ekosistem pesisir. Hal ini disampaikannya saat menghadiri aksi bersih pantai dan penanaman 200 bibit cemara laut di kawasan pesisir Pulau Tirang, Kelurahan Tugurejo, Kecamatan Tugu, Minggu (12/7/2026).
Kegiatan bertajuk “Dari Pulau Tirang Untuk Bumi: Kolaborasi Hijau untuk Desa Wisata Mangrove Tapak” ini diinisiasi oleh Karang Taruna Kecamatan Tugu. Sebanyak 150 peserta yang terdiri dari komunitas lingkungan, pelajar, pelaku UMKM, hingga instansi pemerintah turut ambil bagian dalam aksi nyata ini.
Acara diawali di Tapak Tugu dengan penandatanganan komitmen bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan pesisir. Wali Kota Agustina menjadi pihak pertama yang menandatangani komitmen tersebut, disusul oleh perwakilan Karang Taruna dan tokoh masyarakat.
Secara simbolis, Agustina menyerahkan 200 bibit cemara laut kepada Ketua Karang Taruna Kecamatan Tugu. Ia pun menitipkan pesan penting agar bibit yang ditanam tidak sekadar ditinggalkan, melainkan dirawat secara berkelanjutan.
”Setelah ini karang taruna tugasnya merawat, ya. Nanti setahun lagi saya datang, harus sudah tumbuh,” ujar Agustina di sela-sela penyerahan bibit.
Setelah prosesi penyerahan, rombongan bertolak menggunakan perahu menuju Pantai Tirang untuk melakukan aksi bersih-bersih pantai dan penanaman cemara laut massal. Gerakan ini bukan sekadar aksi seremonial, melainkan bagian dari upaya konservasi jangka panjang untuk melindungi wilayah pesisir Semarang dari ancaman abrasi. Selain dampak ekologis, sinergi ini juga diharapkan mampu mendongkrak potensi Pulau Tirang sebagai desa wisata mangrove yang berkelanjutan, sekaligus menggerakkan roda ekonomi warga melalui sektor UMKM lokal.
Pemerintah Kota Semarang menegaskan dukungannya terhadap inisiatif hijau berbasis masyarakat seperti ini, demi mewujudkan kawasan pantai Kota Semarang yang lebih kuat, asri, dan lestari di masa depan.

Komentar