Ruang Pembaca Serambi Islam

Ngabuburit Syahdu di Banyuwangi: Berburu Takjil dengan View Sunset Gunung Agung

BERITASEMARANG.ID – Jika biasanya ngabuburit identik dengan hiruk pikuk tengah kota, warga Banyuwangi punya cara yang jauh lebih berkelas. Sambil menanti azan Maghrib, warga berkumpul di pesisir pantai untuk menikmati pemandangan matahari terbenam (sunset) yang memukau, lengkap dengan siluet megah Gunung Agung di Pulau Bali sebagai latar belakangnya.

​Momen syahdu ini berpusat di Festival Gradago, sebuah pasar takjil musiman yang berlokasi tepat di bibir pantai. Tidak hanya menawarkan pemandangan indah, festival ini menjadi surga kuliner bagi pemburu buka puasa.

​Menu Takjil: Dari Gorengan Hingga Botok Ikan Laut

​Di sini, pilihan menu berbuka sangat beragam dan menggugah selera. Para pengunjung bisa menemukan:

​Camilan Wajib: Berbagai jenis gorengan hangat.

Wajah Baru Stasiun Tawang: Menjaga Sejarah, Memacu Ekonomi Semarang

​Minuman Segar: Es cendol yang manis hingga es jeruk peras yang segar.

​Menu Berat: Pepes ikan laut dan botok ikan laut yang menjadi primadona karena cita rasanya yang autentik dan lezat.

​Menariknya, meski berada di lokasi wisata dengan pemandangan premium, harga makanan yang ditawarkan sangat ramah di kantong.

​Solusi Kemacetan dan Seleksi Menu

​Festival Gradago bukan sekadar tempat jualan biasa. Pemerintah setempat sengaja memusatkan para pedagang di satu lokasi ini untuk meminimalisir kemacetan yang biasanya terjadi jika pedagang takjil tersebar di sepanjang jalan protokol kota.

Wuling Resmi Meluncurkan Aira ev di GIIAS 2026: Mobil Listrik Ringkas nan Bergaya Neo Classic, Harga Mulai Rp155 Juta

​Namun, tidak sembarang makanan bisa masuk ke area ini. Penjual di pasar ini melewati proses seleksi yang cukup ketat, terutama dari segi jenis menu, untuk memastikan kualitas dan variasi makanan yang ditawarkan kepada masyarakat tetap terjaga.

​Catatan Pengunjung: Festival ini berlangsung mulai pukul 14.00 hingga 19.00 WIB. Kabar baiknya, selama periode festival, masyarakat bisa masuk ke area pantai secara gratis.

​Jadi, buat pengunjung, jangan lewatkan sensasi berbuka puasa dengan semilir angin pantai dan pemandangan Gunung Agung yang ikonik.

​Kiriman dari Topik Ferdiansyah – Banyuwangi, Jawa Timur

​UIN Walisongo & BNPT Racik “Tutur Harmoni” Tangkal Intoleransi Sejak Dini  

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement