Pendidikan

Perkaya Wawasan Strategi Bisnis, Hendi Beri Kuliah Praktisi di Magister Manajemen USM

BERITASEMARANG.ID  – Program Studi Magister Manajemen Universitas Semarang (USM) menghadirkan tokoh nasional sekaligus mantan Wali Kota Semarang, Dr. Hendrar Prihadi, M.M., dalam kuliah praktisi mata kuliah Analisa Lingkungan Bisnis, Kamis (16/4). Dalam kesempatan tersebut, pria yang akrab disapa Hendi ini membedah urgensi analisis SWOT dan pemilihan strategi pasar di tengah dinamika kompetisi global.

​Di hadapan para mahasiswa pascasarjana, Hendi menekankan pentingnya organisasi mengenali posisi mereka melalui dua pendekatan besar: Red Ocean Strategy (Samudra Merah) dan Blue Ocean Strategy (Samudra Biru).

​Inovasi sebagai Kunci Keunggulan

​Hendi menjelaskan bahwa di era sekarang, perusahaan tidak bisa hanya sekadar bertahan di pasar yang penuh sesak (Red Ocean). Ia mendorong para calon manajer untuk berani menciptakan pasar baru melalui inovasi nilai.

​”Strategi Samudra Biru menekankan pada penciptaan pasar baru sehingga persaingan menjadi tidak relevan. Pendekatan ini krusial untuk menciptakan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan,” ujar mantan Kepala LKPP tersebut.

​Ia juga memaparkan langkah-langkah sistematis dalam merumuskan strategi, yang dimulai dari:

Puncak Hari Kartini di Rembang: Selvi Gibran dan Nawal Yasin Teguhkan Semangat Emansipasi

  1. Identifikasi Business Model Canvas (BMC): Memetakan mitra, aktivitas utama, hingga struktur biaya.
  2. Analisis SWOT: Mengevaluasi kekuatan (strength), kelemahan (weakness), peluang (opportunity), dan ancaman (threat) secara mendalam.

​Sebagai contoh konkret, Hendi mengulas bagaimana Gojek memanfaatkan analisis SWOT untuk memperkuat komunitas dan promosi. Ia juga berbagi pengalaman empiris saat memimpin Kota Semarang, di mana ia memilih fokus pada sektor pariwisata sebagai “Samudra Biru” di saat daerah lain masih terpaku pada sektor industri.

​Komitmen Pembelajaran Berbasis Praktik

​Direktur Pascasarjana USM, Dr. Muhammad Junaidi, S.H.I., M.H., menyambut baik antusiasme mahasiswa dalam diskusi interaktif tersebut. Menurutnya, kehadiran praktisi sekelas Hendi merupakan bagian dari komitmen kampus dalam menerapkan practice-based learning.

​”Kami ingin memperkaya pemahaman mahasiswa melalui pengalaman langsung para pengambil keputusan strategis. Dengan begitu, lulusan USM diharapkan lebih adaptif dan inovatif dalam menganalisis lingkungan bisnis yang dinamis,” tutur Dr. Junaidi.

​Melalui kuliah ini, diharapkan mahasiswa Magister Manajemen USM mampu mengimplementasikan teori-teori manajemen ke dalam kebijakan nyata yang berdampak pada keberlanjutan organisasi maupun pembangunan daerah.

KAI Daop 4 Semarang Luncurkan Green Movement Program, Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement