Jateng

Program Pesantren Obah Buka Jalan Santri Jateng Kuliah ke Luar Negeri

BERITASEMARANG.ID – Program beasiswa santri Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Pesantren Obah membuka peluang bagi santri untuk menempuh pendidikan tinggi di luar negeri. Pada 2026, sebanyak 15 santri dinyatakan lolos seleksi untuk melanjutkan studi ke Mesir, Yaman, dan Tiongkok.

Salah satu penerima beasiswa tersebut adalah Akhmad Khafidz Al Mubarok, santri Pondok Tahfidz Yanbu’ul Quran Menawan, Kabupaten Kudus, yang kini menempuh pendidikan tahun pertama jurusan Computer Science and Technology di Dalian University of Technology, Tiongkok.

Khafidz mengaku beasiswa dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sangat membantu meringankan beban finansial keluarga. Kesempatan kuliah di luar negeri itu diraihnya melalui perjalanan panjang, mulai dari belajar bahasa Mandarin secara mandiri hingga mengikuti program persiapan studi ke Tiongkok.

“Beasiswa Santri Jawa Tengah memudahkan saya dan teman-teman penerima lainnya dalam mengurangi beban finansial yang harus ditanggung oleh diri sendiri dan orang tua,” tuturnya, Rabu (22/10/2026).

Selain Khafidz, penerima beasiswa lainnya, Happy Aisyi Madina, kini menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. Ia bertekad kembali mengabdi di Jawa Tengah setelah menyelesaikan pendidikan.

Tembus Final Semua Kategori, 7 Tim Mahasiswa UNDIP Siap Bersaing di Satria Data 2026  

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan, keberadaan sekitar 5.400 pondok pesantren dengan 555 ribu santri merupakan modal sosial yang harus terus diperkuat. Pesantren diharapkan tidak hanya menjadi pusat pendidikan agama, tetapi juga melahirkan generasi unggul di bidang sains, teknologi, dan berbagai disiplin ilmu lainnya.

Pada 2026, Pemprov Jateng mengalokasikan anggaran Rp6,8 miliar untuk beasiswa pendidikan santri di dalam dan luar negeri. Program tersebut menarik 942 pendaftar. Selain itu, sebanyak 424 santri yang menempuh pendidikan di Ma’had Aly juga menerima beasiswa.

Melalui program ini, Pemprov Jateng berharap santri semakin berani meraih cita-cita, meningkatkan kompetensi, serta kelak berkontribusi bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement