Semarang

Rayakan HUT ke-81, KAI Bawa Semangat ‘Wonderful Journey’ ke Kedungjati, Sejarah dan Pelayanan Jadi Sorotan

BERITASEMARANG.ID — PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menggelar KAI Heritage Joy Ride sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 KAI. Kegiatan tersebut membawa semangat Wonderful Journey dengan mengangkat sejarah, warisan budaya, kebangsaan, serta perjalanan panjang perkeretaapian Indonesia.

Selain stasiun Tanggung, stasiun kedua dan yang menjadi lokasi acara dari perjalanan Heritage Joy Ride adalah Stasiun Kedungjati, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Jumat (25/9/2026).

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan, Heritage Joy Ride menjadi momentum untuk mengajak masyarakat melihat kembali perjalanan panjang perkeretaapian Indonesia sekaligus memperkuat komitmen KAI dalam meningkatkan pelayanan kepada pelanggan.

“Ini bagian dari perayaan ulang tahun KAI yang ke-81. Tema ulang tahun kita tahun ini adalah Wonderful Journey, sehingga semua temanya berkaitan dengan sejarah, heritage, kebudayaan dan kebangsaan Indonesia,” ujar Bobby.

Menurutnya, Stasiun Kedungjati menjadi salah satu stasiun terakhir yang dikunjungi dalam rangkaian perjalanan Heritage Joy Ride sebelum rombongan kembali menuju Stasiun Semarang Tawang.

16 Tim Terbaik Siap Bertarung di Grand Final AXIS Nation Cup 2026

Dalam kesempatan tersebut, Bobby juga menyampaikan sejumlah hal yang terus menjadi perhatian KAI dalam pengembangan layanan perkeretaapian ke depan.

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama

Bobby menegaskan, aspek keselamatan menjadi hal yang tidak dapat ditawar dalam penyelenggaraan transportasi kereta api.

“Yang harus dibenahi banyak tentunya. Sesuai dengan semangat kita semakin melayani pelanggan. Pertama adalah faktor keselamatan yang tidak bisa kita toleransi sama sekali,” tegasnya.

Salah satu langkah yang terus dilakukan KAI adalah meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang, termasuk melalui pemasangan palang pintu serta sosialisasi kepada masyarakat agar tidak menerobos ketika kereta api akan melintas.

Takziah ke Keluarga Syabilla, Taj Yasin Tekankan Evaluasi Keselamatan Atlet Porprov

Menurut Bobby, penerobosan palang pintu bukan hanya membahayakan pengguna jalan, tetapi juga dapat mengancam keselamatan perjalanan kereta api dan para penumpang.

“Kita sedang menggencarkan pemasangan palang pintu. Kita juga selalu menyosialisasikan agar pengendara tidak melakukan penerobosan di palang pintu, karena tentunya ini bisa menyebabkan ketidakselamatan perjalanan kereta yang kita jalankan,” jelasnya.

Ia menambahkan, keselamatan perjalanan kereta api membutuhkan dukungan seluruh pihak, termasuk masyarakat yang berada di sekitar jalur dan perlintasan kereta api.

Tingkatkan Kenyamanan Penumpang

Selain keselamatan, KAI juga terus meningkatkan aspek kenyamanan perjalanan. Upaya tersebut salah satunya dilakukan melalui pembaruan sarana kereta api.

Dorong Pendidikan Digital, Telkom Bekali 537 Siswa Sekolah Rakyat dengan Literasi Teknologi

Bobby menyebut, sejumlah armada Kereta Rel Listrik (KRL) maupun kereta api jarak jauh kini telah menggunakan rangkaian yang lebih baru.

“Yang kedua adalah peningkatan kenyamanan. Teman-teman media bisa melihat sendiri, baik produk KRL kita sudah banyak yang baru, kemudian kereta-kereta kita yang antarkota juga sudah banyak yang baru,” katanya.

Menurut dia, pembaruan sarana menjadi bagian dari upaya KAI menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin nyaman bagi masyarakat.

Tak hanya mengembangkan layanan kereta api reguler, KAI juga mulai memperkuat konektivitas antara transportasi kereta api dengan sektor pariwisata.

Bobby menyebut, KAI baru saja meluncurkan kereta wisata Nusantara Explorer, yang mengusung konsep perjalanan dengan memadukan potensi alam dan pariwisata Indonesia dengan kearifan lokal serta pelayanan perhotelan atau hospitality.

“Baru saja kita meluncurkan kereta wisata sesuai dengan arahan Bapak Presiden Prabowo, bagaimana mengawinkan pariwisata Indonesia, alam Indonesia yang bagus dan indah dengan local wisdom dan hospitality Indonesia dalam satu kereta yang kita namakan Nusantara Explorer,” ujarnya.

Dalam rangkaian Heritage Joy Ride tersebut, rombongan juga berkesempatan melihat salah satu kereta wisata yang akan segera diluncurkan KAI, yakni Jaka Lelana. Kereta wisata tersebut direncanakan beroperasi di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Barat.

Dorong Transportasi Massal yang Terjangkau

Bobby mengatakan, pengembangan layanan KAI juga diarahkan agar transportasi massal berbasis kereta api semakin terjangkau, nyaman, tepat waktu, sekaligus memiliki konektivitas yang semakin luas.

“Yang ketiga adalah bagaimana kita menghadirkan transportasi massal yang semakin murah, semakin nyaman, dan tentunya semakin banyak konektivitasnya,” katanya.

Ia menyebut, KAI dalam beberapa bulan terakhir juga telah meluncurkan kereta ekonomi kerakyatan untuk sejumlah relasi tertentu. Kehadiran layanan tersebut diharapkan dapat memberikan pilihan transportasi yang lebih terjangkau bagi masyarakat.

“Seperti teman-teman lihat, dalam beberapa bulan yang lalu kita meluncurkan kereta ekonomi kerakyatan untuk relasi-relasi tertentu. Sehingga ini akan membuat transportasi kereta api semakin murah, semakin nyaman dan tentunya semakin tepat waktu,” ujar Bobby.

KAI Beri Bantuan untuk Warga di Sekitar Stasiun

Rangkaian Heritage Joy Ride di Grobogan juga diwarnai dengan kegiatan sosial. KAI memberikan sejumlah bantuan kepada masyarakat di sekitar Stasiun Tanggung dan Stasiun Kedungjati.

Bantuan tersebut antara lain berupa sumur bor, tandon air dan paket sembako. Bobby mengatakan, bantuan penyediaan air menjadi salah satu bentuk kepedulian KAI terhadap masyarakat, khususnya di wilayah yang menghadapi persoalan ketersediaan air saat musim kering.

“Di Jawa Tengah ini yang paling sulit adalah airnya, sehingga kita bantu masyarakat sekitar dengan sumur bor. Alhamdulillah ini sangat membantu sekali,” ungkapnya.

Selain sumur bor, KAI juga menyerahkan bantuan berupa tandon air yang diharapkan dapat membantu masyarakat menghadapi persoalan kekeringan.

Bantuan sosial tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 KAI yang tidak hanya berorientasi pada perjalanan dan layanan kereta api, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di sekitar jalur dan aset perkeretaapian.

Merawat Sejarah Perkeretaapian Indonesia

Nuansa sejarah menjadi bagian penting dalam kegiatan Heritage Joy Ride. Hal tersebut sejalan dengan tema Wonderful Journey yang diusung dalam peringatan HUT ke-81 KAI.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan prasasti peringatan 159 tahun perkeretaapian Indonesia, yang menandai perjalanan panjang sejak 10 Agustus 1867 hingga 10 Agustus 2026.

Stasiun Kedungjati menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan sejarah perkeretaapian di Jawa Tengah. KAI juga memberikan perhatian terhadap keberadaan aset-aset bersejarah sebagai bagian dari warisan perkeretaapian Indonesia yang perlu dirawat dan dikenalkan kepada generasi mendatang.

“81 tahun ini temanya Wonderful Journey. Kita bicara sejarah, kita bicara kebudayaan, kita juga bicara aset-aset warisan,” kata Bobby.

Salah satu yang turut menjadi perhatian adalah Stasiun Tanggung, yang memiliki nilai sejarah penting dalam perkembangan perkeretaapian di Indonesia.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, KAI juga melakukan penanganan dan penandaan sejarah melalui prasasti terkait perjalanan Stasiun Tanggung yang telah berdiri dan beroperasi sejak era awal perkembangan perkeretaapian di Indonesia.

Bagi KAI, keberadaan stasiun-stasiun bersejarah bukan sekadar aset perusahaan, melainkan bagian dari perjalanan sejarah transportasi dan pembangunan Indonesia.

Menghubungkan Masa Lalu dan Masa Depan

Heritage Joy Ride menjadi gambaran bagaimana KAI berupaya menghubungkan sejarah perjalanan perkeretaapian dengan transformasi layanan di masa kini.

Di satu sisi, KAI terus melakukan modernisasi sarana, meningkatkan keselamatan dan kenyamanan, serta memperluas konektivitas transportasi massal. Di sisi lain, perusahaan tetap memberikan perhatian terhadap stasiun, jalur, dan berbagai aset yang memiliki nilai sejarah.

Bobby mengatakan, semangat tersebut merupakan bagian dari perjalanan KAI memasuki usia ke-81. Perjalanan panjang perkeretaapian Indonesia, menurutnya, perlu terus dikenalkan kepada generasi muda agar sejarah dan kebudayaan yang melekat pada dunia perkeretaapian tidak hilang.

Melalui kegiatan Heritage Joy Ride, KAI juga ingin menunjukkan bahwa perjalanan dengan kereta api tidak hanya berbicara mengenai perpindahan dari satu kota ke kota lain, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang berkaitan dengan sejarah, budaya, pariwisata dan kehidupan masyarakat.

Setelah mengunjungi sejumlah lokasi bersejarah dalam rangkaian Heritage Joy Ride, rombongan selanjutnya melanjutkan perjalanan kembali menuju Stasiun Semarang Tawang.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi penanda perjalanan KAI dalam merawat warisan masa lalu sembari terus mengembangkan transportasi perkeretaapian yang semakin aman, nyaman, terjangkau dan terkoneksi bagi masyarakat Indonesia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement