Teknologi Nasional

Solusi Tagihan Listrik Bengkak: AI Energy Mode Samsung Pangkas Konsumsi Energi AC dan Kulkas Secara Otomatis

BERITASEMARANG.ID – Di tengah cuaca panas yang kerap melanda, penggunaan perangkat pendingin seperti AC dan kulkas di rumah tangga melonjak tajam. Dampaknya, tagihan listrik pun sering kali membengkak dan menjadi momok bagi anggaran keluarga. Menjawab tantangan ini, Samsung menghadirkan inovasi lewat fitur AI Energy Mode yang tertanam dalam ekosistem SmartThings.

​Fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) ini kini disematkan pada Samsung WindFree Air Conditioner dan Samsung Bespoke AI Refrigerator. Berbeda dengan mode hemat energi konvensional, AI Energy Mode bekerja cerdas dengan mempelajari pola kebiasaan penghuni rumah, lalu memangkas penggunaan listrik secara otomatis tanpa mengorbankan kenyamanan.

​AI yang Belajar dari Kebiasaan, Bukan Sekadar Menghemat

​Keunggulan utama dari teknologi AI milik Samsung ini adalah kemampuannya untuk menganalisis dan beradaptasi dengan lingkungan sekitar melalui aplikasi SmartThings.

​1. AC WindFree: Hemat Listrik hingga 30%

Tekan Fenomena ‘Fatherless’, Pemprov Jateng Wajibkan ASN Ayah Ambil Rapor dan Antar Anak Sekolah

​AC WindFree tidak hanya sekadar mendinginkan ruangan. Dengan AI Energy Mode, perangkat ini mampu memeriksa penggunaan daya dan memperkirakan tagihan listrik secara real-time.

​Cara kerja: AI mempelajari pola penggunaan dan kondisi ruangan, lalu mengurangi energi hingga 30 persen dengan menyesuaikan suhu serta frekuensi kompresor secara otomatis.

​Kenyamanan ekstra: Didukung teknologi WindFree Cooling, udara dingin disebarkan melalui 23.000 lubang mikro, sehingga ruangan tetap sejuk merata tanpa hembusan angin dingin yang menusuk tubuh.

​2. Bespoke AI Refrigerator: Efisiensi hingga 10%

​Pada lini kulkas Bespoke AI, fitur ini tidak menurunkan suhu secara seragam melainkan menyesuaikan dengan ritme rumah tangga.

Atasi Masalah Air Bersih, Dosen Teknik Sipil USM Dampingi Desain Bangunan Intake di Desa Kalikayen

​Cara kerja: Kulkas pintar ini mengenali kapan pintu sering dibuka atau kapan beban penyimpanan sedang tinggi. Kecepatan kompresor dan siklus defrost akan disesuaikan otomatis, menghemat listrik hingga 10 persen sekaligus menjaga kesegaran makanan.

​Notifikasi Pintar: Jika konsumsi listrik bulanan terdeteksi melebihi target yang ditetapkan pengguna, aplikasi SmartThings akan mengirimkan notifikasi dan menawarkan aktivasi AI Energy Mode secara langsung.

​Integrasi Ekosistem SmartThings: Rumah Lebih Cerdas dan Efisien

​Kelebihan kedua perangkat ini kian optimal karena terhubung dalam ekosistem SmartThings, platform smart home yang kini telah digunakan oleh lebih dari 500 juta pengguna global. Melalui satu aplikasi di ponsel, pengguna bisa memantau konsumsi energi rumah tangga kapan saja dan di mana saja.

​Beberapa fitur pintar pendukung yang turut disematkan antara lain:

Sekolah Vokasi UNDIP Luncurkan Program ‘SV Zero Discharge’ Berbasis Ekonomi Sirkular

​Welcome Cooling & Good Sleep Mode (AC): Mampu mendeteksi lokasi pengguna via GPS untuk mendinginkan ruangan sesaat sebelum tiba di rumah, serta mengatur suhu ideal sepanjang malam demi kualitas tidur yang lebih baik.

​SmartThings Food (Kulkas): Membantu mencatat daftar isi kulkas dan tanggal kedaluwarsa, sekaligus memberikan rekomendasi resep masakan berdasarkan bahan yang tersedia.

​SmartThings Home Care: Fitur yang memantau kesehatan kedua perangkat dan memberikan solusi instan jika terdeteksi adanya kendala teknis.

​Melalui integrasi AI yang cerdas ini, Samsung membuktikan bahwa pengelolaan energi rumah tangga kini bisa dilakukan dengan mudah, otomatis, dan tetap menjaga kenyamanan seluruh anggota keluarga.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement