Semarang

Tekan Inflasi, Wali Kota Semarang Dorong Program Kempling Semar Tembus Tingkat RW  

BERITASEMARANG.ID — Pemerintah Kota Semarang terus memperkuat ketahanan pangan masyarakat melalui pengoptimalan program Gerakan Pangan Murah (GPM) bertajuk Kempling Semar. Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, mendorong agar jangkauan program ini makin dimasifkan hingga ke tingkat Rukun Warga (RW) demi mendekatkan akses bahan pokok murah dan berkualitas bagi warga.

​”Harapannya kegiatan pangan murah ini tidak berhenti, tetapi tetap berlanjut dan konsisten sepanjang tahun. Jika memungkinkan, frekuensinya ditingkatkan paling tidak sepekan sekali,” ujar Agustina saat meninjau GPM Serentak di Kecamatan Banyumanik, Senin (31/8).

Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, program GPM tercatat telah digelar di 1.085 titik dengan total omzet mencapai Rp5,013 miliar. Khusus selama Agustus 2026 saja, Kempling Semar berhasil menyentuh 729 RW serta menyalurkan 80 ton beras SPHP dan 35.040 liter minyak goreng.

​Guna melengkapi program penstabil harga tersebut, Pemkot Semarang juga meluncurkan program Bulir Padi (Budi Daya Pekarangan Pangan dan Gizi).

​Inovasi pangan ini mendapat apresiasi dari Bank Indonesia. Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Andi Reina Sari, menilai Kempling Semar merupakan intervensi tepat sasaran yang efektif menjaga keterjangkauan harga sekaligus stabilitas pasokan di tingkat akar rumput.

Garuda Tambah Penerbangan dan Diskon Tiket untuk Kafilah MTQ Nasional XXXI

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement