Pendidikan Semarang

UNDIP Ciptakan eBro, Pangkas Biaya Operasional Peternak  

BERITASEMARANG.ID  – Universitas Diponegoro (UNDIP) kembali melahirkan inovasi tepat guna di bidang ketahanan pangan. Melalui tim peneliti Teknik Mesin yang dipimpin Prof. Dr. Eng. Munadi, UNDIP mengembangkan eBro, teknologi berbasis Internet of Things (IoT) untuk mengoptimalkan efisiensi pengelolaan kandang ayam broiler sistem closed house.

​Inovasi eBro memungkingkan pemantauan dan pengendalian kondisi kandang secara otomatis dan real-time. Dilengkapi sensor temperatur, kelembapan, kadar amonia, hingga sistem alarm exhaust fan, teknologi ini terintegrasi langsung dengan laman IoT dan Human Machine Interface (HMI).

Walhasil, peternak dan perusahaan kemitraan dapat memantau performa ayam dari jarak jauh, sementara Anak Buah Kandang (ABK) tak perlu lagi mencatat data secara manual. ​Penerapan eBro terbukti memberikan dampak ekonomi langsung bagi industri peternakan:

​Penekanan Biaya: Mampu menekan biaya operasional langsung hingga di bawah Rp2.000 per ekor.

​Peningkatan Performa: Membantu meraih Indeks Performa (IP) rata-rata di atas 450.

Garuda Tambah Penerbangan dan Diskon Tiket untuk Kafilah MTQ Nasional XXXI

​Potensi Keuntungan: Berpotensi mendongkrak keuntungan peternak hingga lebih dari Rp4.000 per ekor ayam.

​Saat ini, teknologi eBro telah sukses diterapkan di sejumlah wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, seperti Kulon Progo, Kab. Semarang, Kota Semarang, dan Batang. Langkah hilirisasi riset ini sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) dalam mewujudkan ketahanan pangan dan efisiensi industri peternakan nasional.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement